Dishub Jelaskan Kondisi Operasional Trayek di Terminal

NABIRE – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nabire memberikan penjelasan resmi terkait kondisi operasional trayek angkutan umum yang saat ini melayani masyarakat di Terminal Nabire. Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan gambaran yang transparan mengenai status rute-rute angkutan yang masih aktif berjalan di tengah dinamika transportasi darat di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire, Frits Semeul Singgamui, Amd.T., mengungkapkan operasional trayek saat ini memang terfokus pada beberapa jalur utama saja.
Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan jumlah armada yang tersedia, sehingga pihak Dishub perlu melakukan pengaturan yang lebih selektif di lapangan guna memastikan kelancaran arus transportasi tetap terjaga.
Terkait rute-rute yang mengalami kendala operasional, Frits memberikan keterangan yang tegas mengenai status trayek di dalam kota. “Untuk trayek Kalisusu dan Siriwini itu tidak beroperasi, yang sementara aktif itu trayek Samabusa saja, itu yang merangkap Kimi sampai Samabusa Pelabuhan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/07/2026).
Mengenai wilayah di luar pusat kota, Frits mengakui operasional angkutan masih bersifat fluktuatif dan menantang untuk dipantau secara penuh. “Di Lagari, Kali Bumi paling satu-satu yang bisa beroperasi yang kita tahu. Sedangkan Wanggar dan lain-lain itu kadang tidak jelas karena hanya ada satu-satu yang beroperasi, sehingga menyangkut areal parkir di daerah Pasar Karang pun susah kita atur,” jelas Frits.
Lebih lanjut, ia memaparkan untuk wilayah Kalibobo, rute yang masih terlihat aktif melayani masyarakat adalah trayek Makimi-Lagariya serta trayek menuju SP3 dan SP4. Rute-rute ini menjadi fokus perhatian agar mobilitas warga di wilayah tersebut tetap terlayani dengan baik oleh armada yang ada.
Menutup keterangannya, Frits memberikan jaminan khusus terkait kesiapan armada pada jalur-jalur tertentu. “Khusus untuk rute Makimi, saya pastikan bahwa layanan tersebut didukung oleh armada yang memadai sehingga operasionalnya berjalan dengan cukup aman dan terkendali,” pungkasnya. (sam)
Bagikan artikel ini



