Dishub Jamin Transportasi di Papua Lancar
JAYAPURA - Dinas Perhubungan Provinsi Papua menjamin transportasi selama Ramadhan lancar dan masyarakat pengguna transportasi tinggal memilih transportasi laut maupun udara.Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Bambang Sismanto, mengatakan mudik lebaran di Provinsi Papua
Bagikan
JAYAPURA - Dinas Perhubungan Provinsi Papua menjamin transportasi selama Ramadhan lancar dan masyarakat pengguna transportasi tinggal memilih transportasi laut maupun udara.Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Bambang Sismanto, mengatakan mudik lebaran di Provinsi Papua tidak seperti di Pulau Jawa. Khusus untuk wilayah Jayapura, arus mudik lebaran hanya bisa melalui transportasi laut dan udara.
Ada lima kapal yang menyinggahi pelabuhan Jayapura dan juga Kabupaten lain di pesisir Papua dan itu cukup untuk mengangkut penumpang dari Papua yang hendak merayakan hari raya di Pulau Jawa, kata Bambang, dalam Dialog yang mengambil tema Program dan Kegiatan Dinas Perhubungan dalam rangka meningkatkan pengelolaan dan pelayanan transportasi yang baik dan aman, yang diselenggarakan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua, Selasa, (24/7) malam di TVRI Jayapura.Terkait antisipasi transportasi laut dan dalam menghadapi lonjakan penumpang menjelang hari Raya Lebaran, Bambang mengatakan, berdasarkan pengalaman selama ini, dengan lima kapal yang dioperasikan Pelni bisa mengangkut semua penumpang dari Papua, apalagi saat ini sudah banyak sekali penerbangan dari Jayapura menuju Pulau Jawa.Sekarang sudah banyak jalur transportasi, dan lebih banyak sekarang masyarakat pilih transportasi udara. Karena lebih cepat sampai dan waktu tidak terbuang banyak. Tapi ada juga masyarakat yang tetap menggunakan jalur transportasi laut, katanya.Dia mengatakan, selain Kapal Pelni, Pemerintah Provinsi Papua juga menyiapkan kapal perintis untuk melayani masyarakat antar pulau di wilayah Papua. Dengan demikian, khusus untuk transportasi udara dan laut tidak ada masalah, semua tersedia, tinggal masyarakat pilih ikut transportasi yang mana.Bambang menambahkan, Dinas Perhubungan juga jauh-jauh hari telah antisipasi angkutan transportasi udara maupun laut. Untuk lebaran tahun 2012 akan dimulai dari H-7 tanggal 12 Agustus sampai H+7 (27/8).“Kita antisipasi untuk periapan baik itu prasarana maupun sarananya seperti dermaga dan pelabuhannya kita siapkan untuk mengantispasi lebaran,â€ungkapnya.Disinggung mengenai akan meningkatnya permintaan tiket pesawat menjelang lebaran nanti, Bambang mengaku untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pihak maskapai akan menyesuaikan lonjakan penumpang.Untuk mengantisipasi kita akan menggunakan pesawat yang berbadan besar yang mempunyai kapasitas lebih banyak,â€tandasnya.Namun dinas perhubungan akan melakukan koordinnasasi dengan pihak penerbangan, jika nantinya dilihat dari bookingan tiket pesawat seatnya akan ditambah.Untuk harga tiket tetap mengacu pada keputusan menteri perhubungan nomor 26 tahun 2010 yang mana sudah ditentukan batas harga tiket tertinggi misalnya Jayapura “Jakrta itu batas tertinggi Rp. 5,3 juta.Selain itu, Dinas Perhubungan Provinsi Papua sudah melakukan langkah langkah antisipasi demi kelancaran transportasi menjelang. Ia mengatakan, jelang H -7 atau seminggu sebelum lebaran seluruh trayek yang ada di Jayapura,akan diberlakukan system bebas trayek.
Menurutnya hal ini dilakukan demi kelancaran silahturahmi yang akan dilakukan para pengguna kendaraan umum di hari yang fitri itu. “Untuk trayek angkutan kota itu, nanti akan dibebaskan trayek. Yah pada saat lebaran nanti,â€katanya.Seraya memberikan contoh, selama ini mungkin jalur angkutan umum dengan trayek A bisa ke trayek B dan lain sebagainya. Selama ini mungkin dia ambil katakanlah untuk trayek A ke B, dia bisa ke trayek lain. Jadi nanti akan ada dari Dinas Perhubungan Kota maupun Kabupaten akan ada surat resmi. Bahwa nanti pas lebaran akan bebas trayek ke manapun nanti bisa,†jelasnya. (ist)
Bagikan artikel ini



