NABIRE – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Nabire kini tengah menginisiasi sebuah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi wilayah pesisir. Kepala Disbudparpora Kabupaten Nabire, Martina Deba, SE, saat ditemui Papuapos Nabire, di ruang kerjanya Senin (06/07/2026), memaparkan rancangan proyek perubahan yang diberi nama Gerakan Pengembangan Aktivitas Pariwisata dan Ekonomi Daerah (Gerak Papeda).

Menurut Martina, proyek ini dirancang sebagai inovasi untuk mengintegrasikan pembangunan pariwisata dengan ekonomi daerah. “Gerak Papeda merupakan sebuah inovasi pengembangan aktivitas pariwisata dan wirausaha produk ekonomi daerah pesisir yang bertujuan memberdayakan masyarakat OAP agar lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Martina Deba.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat OAP yang bermukim di kawasan pesisir masih menghadapi keterbatasan dalam akses permodalan, keterampilan usaha serta keterlibatan aktif dalam pengembangan kepariwisataan. Oleh karena itu, program ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui pendekatan tourismpreneurship yang berbasis pada potensi lokal dan berkelanjutan.

Martina menambahkan, program ini selaras dengan target kinerja organisasi dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra). “Kami ingin meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program serta kegiatan pariwisata, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pelayanan publik di sektor ini semakin inovatif,” ungkapnya.

Bagi pemerintah daerah, proyek ini diharapkan mampu memperkuat citra Nabire sebagai destinasi wisata bahari yang unggul. Selain itu, program ini diproyeksikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta berkontribusi nyata dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata yang dikelola secara profesional.

Manfaat ekonomi juga menjadi fokus utama yang disasar oleh program ini. Martina merinci bahwa Gerak Papeda akan membuka lapangan kerja baru, menumbuhkan usaha mikro dan ekonomi kreatif serta meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal bagi masyarakat pesisir melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Dari sisi sosial, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan usaha pariwisata. Dengan adanya peningkatan kapasitas keterampilan, masyarakat diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan serta budaya pesisir sebagai aset berharga bagi masa depan daerah.

Pihaknya memastikan bahwa pengembangan ini akan dilakukan melalui kolaborasi multi-stakeholder dalam satu ekosistem yang terpadu. Fokus utamanya mencakup pengembangan atraksi wisata berbasis budaya lokal serta pengembangan wisata pesisir yang terintegrasi, sehingga memberikan dampak langsung yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Harapan kami, melalui Gerak Papeda ini, terwujud masyarakat pesisir yang mandiri, sejahtera dan memiliki daya saing lokal yang kuat, sehingga sektor pariwisata benar-benar menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nabire,” pungkas Martina Deba menutup pembicaraan. (sam)