Dinas Ketahanan Pangan Nabire akan Gelar GPM
NABIRE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Patekosta Di Indonesia (GPDI) yang ke 76 tahun ini.

NABIRE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Patekosta Di Indonesia (GPDI) yang ke 76 tahun ini.
Kepala Dinas ketahanan Pangan Nabire Victor Sawo, SP.,M.Si menginformasikan bahwa akan dilaksanakan GPM pada hari Sabtu, 28 September 2024, bertempat di Taman Gizi. "GPM merupakan kolaborasi dengan GPDI di tanah Papua khususnya di Nabire Provinsi Papua Tengah," ucap Victor usai diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (25/09/2024).
Victor menyampaikan, dalam persiapan untuk pelaksanaan GPM, pihak dinas sudah melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan segala sesuatu dengan panitia HUT. Sampai sejauh ini panitia sudah mempersiapkan tempat yang berlokasi di Taman Gizi Oyehe.
Dalam hal ini para distributor, pelaku usaha pangan dan bahkan juga melibatkan Pertamina untuk penyediaan minyak tanah bagi masyarakat. Ini sudah dilakukan sejak hari Jum'at yang lalu. "Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi," ucapnya.
Victor menyampaikan, ada 10 distributor yang siap untuk berpartisipasi dalam GPM pada 28 September 2024 nanti. Pelaku usaha pangan dari peternakan dalam hal menyediakan pangan yang bersumber dari pangan hewani. Dan beberapa juga pelaku usaha pangan yang siap untuk menjual hasil produk-produk pertanian.
Ia menambahkan, sampai dengan H–3 secara internal panitia GPM yang ada di Dinas Ketahanan Pangan Nabire sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan perlengkapan tempat serta undangan.
"Kami berharap bahwa GPM ini akan dibuka oleh bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Nabire yang akan dibuka jam 09.00 WIT," ujarnya.
Dirinya berharap kepada masyarakat untuk bisa datang menghadiri sekaligus bisa berbelanja kebutuhan bahan pangan pokok yang mereka butuhkan. "Harga jual yang diselenggarakan oleh GPM yaitu dibawah harga pasaran bahkan dibawah harga distributor," ujarnya.
Sehingga kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan momen ini untuk berbelanja segala kebutuhan bahan pangan. Dinas Ketahanan Pangan Nabire sendiri menyediakan 11 lapak. Di dalam satu lapak ada dua distributor.
"Secara khusus untuk pertamina kami informasikan bahwa kita akan layani penjualan minyak tanah dengan pembatasan kuota 10 liter setiap pembelian dan menggunakan kupon," kata Victor.
Di dalam GPM ini juga berkolaborasi dengan Hasrat Abadi. Hasrat Abadi juga mendukung kegiatan ini, dengan beberapa kontribusi-kontribusi yang diberikan serta mempromosikan produk-produk mereka. "GPM ini lebih fokus pada pangan atau kebutuhan pokok, minyak tanah termasuk dalam komoditi penting lainnya. Dalam pelaksanaan kita libatkan terus," pungkasnya.(sam)
Bagikan artikel ini



