DEIYAI – Terkait perencanaan pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan dua jalur, Dinas PU sebagai dinas terkait merencanakan akan melakukan kajian atau studi kelayakan kondisi  jalan, diantaranya  lebar badan jalan, kondisi kepadatan kendaraan dan lainnya.   “Hasil studi kelayakannya yang akan menentukan, akan bangun jalan dua jalur dan tidaknya. Jika hasil studi kelayakannya tidak menunjang, maka akan disesuaikan rencana pembangunan tersebut,” kata Kepala Dinas PU Deiyai, Yulianus Layuk Rombe, ST.MT, kemarin. Dikatakannya, sesuai dengan rencana Penjabat Bupati Deiyai akan membangun jalan dua jalur, namun  membutuhkan proses yang lama. Karena rencana pembangunan jalan dua jalur dimaksud ini, bagian dari penataan tata ruang kota, maka perlu punya kajian dan studi kelayakan.  Untuk itu, pihak PU Deiyai sebagai dinas teknis telah berencana akan melakukan studi kelayakan di lapangan, terutama melihat kondisi kelancaran arus berlalu lintas di wilayah ibukota kabupaten di Waghete.   “Jika sesuai hasil studinya menunjang, maka kita akan berupaya untuk disesuaikan dengan kondisi  rencana pembangunan jalan tersebut, tetapi kalau tidak menunjang hasil studi kelayakannya maka akan disesuai juga,” tuturnya.Dia menjelaskan, salah satu tujuan pelaksanaan perencanaan pembangunan jalan dua jalur tersebut, salah satu bagian dari menata tata ruang kota dan juga meningkatkan kelancaran berlalu lintas, bahkan menekan tingkat kecelakaan di jalan raya. Maka jika dipertimbangkan dengan kondisi kepadatan kendaraan roda dua maupun empat yang  kian bertambah di wilayah kabupaten Deiyai sangat  mengkwatirkan kecelakaan, maka amat sangat menunjang menekan tingkat kecelakaan berlalu lintas. “Rencana pelaksanaan pembangunan jalan dua jalur ini amat sangat bermanfaat terhadap aktifitas  warga khususnya dalam berlalu lintas dan juga untuk mempercantik wajah kota Deiyai dengan  penataan jalan dua jalur ini. Sehingga nantinya akan terjadi suatu perubahan dalam menata wajah kota Deiyai,”jelasnya. Oleh sebab itu, mengingat pentingnya pelaksanaan rencana pembangunan jalan dua jalur atau pelebaran, lanjut Kadis, dinas PU sebagai dinas teknis bersama dengan pihak terkait lainnya, bahkan seluruh warga bersama-sama terus mendorong untuk berupaya semaksimal terhadap rencana pembangunan dimaksud, terutama dalam menunjang kelancaran berlalu lintas. “Melalui tahapan dan proses akan diupayakan semaksimal mungkin sesuai kondisi agar dapat  terjawab  salah satu kebutuhan warga. Untuk itu, saya berharap kepada seluruh komponen masyarakat, pihak terkait, stakeholder mari satukan langkah bangun Deiyai maju sesuai harapan kita bersama,” tambahnya. (henbob)