Jayapura - Dua orang warga di Kwamki Lama dan Kwamki Baru, Kabupaten Mimika, ditemukan tewas mengenaskan. Korban diketahui bernama Bernadus Jamang ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka panah di kawasan Kwamki Lama, Kabupaten Mimika samping Gereja Kompleks Nduga, Senin (9/6) dinihari. Saat ditemukan korban yang diketahui merupakan warga Kanguru Kelurahan Harapan Kwamki dalam kondisi mengenaskan dengan mengalami luka potong pada pinggul belakang, 2 anak panah tertancap di bagiang belakang badan, satu anak panah di bagian mulut tembus ke dada.Sementara korban lainnya diketahui bernama Jim Murib (40 thn) ditemukan tewas di jalan sosial Timika kelurahan Kwamki Baru, dengan luka parang dan kapak sebanyak 3 kali, luka sayatan benda tajam yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).Korban ditemukan oleh warga sekitar yang kemudian menginformasikan ke Polsek Mimika Baru. Dan anggota Polsek langsung mendatangi TKP dan selanjutnya melakukan olah TKP. Sementara jenasah dievakuasi dengan menggunakan mobil Ambulans ke RSUD Mimika untuk dilakukan outopsi.Kesaksian dari Ela anak korban saksi umur 8 tahun, mengatakan  saat pulang naik ojek dari pasar mau pulang ke kwamki lama tiba-tiba sampai di jalan Airport di ikuti mobil Avansa warna hitam dan langsung memberhentikan korban, selanjutnya pelaku langsung mengejar korban selanjutnya membunuh korban. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan Blackberry Masangger membenarkan kejadian itu. ”Korban (Bernadus JamangRED) ditemukan sekitar pukul 02.25 WIT di Kwamki Lama, diduga dia merupakan korban pembunuhan,” kata Pudjo, Senin (9/6).Dari hasil olah TKP, jelas Pudjo, petugas kepolisian setempat juga menemukan satu unit sepeda motor milik korban merk Honda Blits merah, satu bungkus rokok serta satu paket minuman beralkohol yang diduga milik korban. “Anggota sudah melakukan olah TKP dan menermukan barang-barang yang ditengarai milik korban,” ungkap dia.Pudjo menambahkan saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki pelaku pembunuhan tersebut. Sementara jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit untuk dilakukan otopsi.”Untuk barang bukti, berupa pakaian korban yang penuh dengan  bekas sayatan benda tajam maupun panah. Sedangkan untuk situasi di Kwamki dan Jayanti sendiri masih aman dan terkendali,” tegas Pudjo.