NABIRE - Ketika hadir dan memberikan sambutan pada acara peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia, pada 30 November 2024 di Taman Gizi Nabire, Pj Sekda Gubernur Papua Tengah, Frits James Boray dalam sambutannya mengatakan, untuk saat ini di Provinsi Papua Tengah terkait tantangan HIV/AIDS masih sangat besar.

Dan tingginya angka penularan HIV serta terbatasnya akses layanan kesehatan dan pendidikan mengenai HIV, masih menjadi kendala utama dalam pencegahan dan pengobatan. Untuk itu, peringatan hari HIV/AIDS sedunia yang dilaksanakan ini bukan hanya sebuah seremonial, tetapi jadi sebuah ajakan kepada semua untuk meningkatkan perhatian dan usaha kita, baik secara pribadi maupun kelembagaan dalam melawan HIV/AIDS.

Perlu kita mencatat, bahwa hari AIDS sedunia merupakan hari yang diperingati setiap tahun di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran mengenai HIV/AIDS dan untuk menghormati mereka yang telah meninggal akibat penyakit AIDS.

Dan perlu kita ingat bahwa para pejabat di Provinsi Papua Tengah telah tercatat sebagai pilar utama dalam upaya pengentasan masalah kesehatan di Papua Tengah, terutama dalam penanggulangan HIV/AIDS.

Sehingga pada kegiatan peringatan hari HIV/AIDS sedunia tahun 2024, tidak hanya mengenang mereka yang telah pergi akibat penyakit HIV/AIDS, tetapi juga memperkuat tekad kita untuk melawan HIV/AIDS di masa depan.

Untuk itu, selaku Pj Sekda Provinsi Papua Tengah dirinya mengajak semua bersama-sama menghilangkan stigma terhadap penderita HIV/AIDS, karena mereka adalah bagian dari masyarakat kita yang berhak mendapatkan perlakuan yang adil.

Dengan demikian kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat serta pihak-pihak lain sangat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah lingkungan yang rama bagi orang yang hidup dengan HIV serta menekan angka penularan HIV/AIDS yang lebih lanjut.(des)