Destinasi Wisata Nabire Ikut Destinasi Sail Teluk Cenderawasih
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Din Budparpora) akan bergabung destinasi wisata daerah ini ke Wisata Unggulan Sail Teluk Cenderawasih. Persiapan pengembangan destinasi wisata Sail Teluk Cenderawasih sudah mulai dibahas di Biak, pekan lalu.

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Din Budparpora) akan bergabung destinasi wisata daerah ini ke Wisata Unggulan Sail Teluk Cenderawasih. Persiapan pengembangan destinasi wisata Sail Teluk Cenderawasih sudah mulai dibahas di Biak, pekan lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Nabire, Martina Deba di Nabire, Senin (16/5) mengatakan destinasi wisata dari Nabire akan mengikuti wisata Sail Unggulan Teluk Cenderawasih. Untuk mewujudkan renacana tersebut, pekan lalu pertemuan sudah dilaksanakan di Biak dan akan berlanjut pada waktu-waktu mendatang.
Martina Deba di Biak mengatakan Nabire memiliki potensi wisata unggulan yang diminati wisatawan selama ini yakni berenang bersama Hiu Paus (Rhincodon typicus) di perairan Kwatisore. Sedangkan paket wisata Hiu Paus di Kwatisore dilakukan oleh operator wisata yang mengantongi izin dari Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih.
Di Kawasan Taman Nasional Cenderawasih juga merupakan alternative tempat wisata bahari yang sangat menakjubkan, karena di dalamnya tedapat berbagai jenis karang, ikan serta bio laut lainnya. Disamping itu, di kawasan ini juga terdapat gugusan pulau-pulau kecil berpasir putih seperti Pulau Moor, Mambor, Ahe, Pulau Babi, Hariti, Pepaya, Nuburi, Nutaburi, Mangga, Umbur, Nuhmarau dan Anggarameos.
Deba juga mengurai wisata Hiu Paus di Kwatisore juga dikembangkan sebagai ekotourime atau wisata alam berkelanjutan.
Disamping wisata unggulan tersebut, Nabire juga memiliki potensi wisata lainnya berupa pemandangan alam yang mempesona, obyek wisata bahari, alam dan budaya.
Sementara itu, obyek wisata yang dimiliki Nabire yakni wisata Pantai Gedo, Yamari, Nusi, MAF/Pantai Nabire, Irio, dan wisata alam danau Mamae di Distrik Teluk Kimi. Nabire juga punya wisata air terjun Bihewa dan wisata budaya. Semua potensi ini akan menjadi pendukung Nabire gabung dan mendukung destinasi wisata Sail Teluk Cenderawasih nantinya.
Martina Deba tengah kesibukannya membersihkan Taman Gizi Oyehe mengatakan bergabungnya destinasi wisata dari Nabire ke Sail Unggulan Teluk Cenderawasih akan melibatkan berbagai pihak dan instansi, tidak hanya Dinas Budparpora di dalam membangun dan menyiapkan wisata di daerah ini. Karena pengembangan pariwisata, dimulai dari kedatangan dari tempat/daerah asal hingga kembali ke daerahnya.
Ia mencontoh, ketika wisatawan datang, kesan pertama adalah apa yang dia lihat di dalam kota, tempat tinggal seperti penginapan dan hotel, tempat hiburan, obyek wisata dan pelayanan masyarakat selama berada di Nabire. Untuk menyiapkan dan membangun pariwisata, tidak hanya Dinas Budparpora dan sekedar menata obyek wisata tetapi menyangkut semua hal yang dibutuhkan wisatawan sehingga di dalam menata pariwisaya perlu keterlibatan semua pihak, termasuk sikap pelayanan dan ketersediaan cinderamata khas daerah. (ans)
Bagikan artikel ini



