NABIRE - Terulang kembali penemuan Kwintansi yang mengatasnamakan Badan Musyawarah Adat (BMA) Wate yang beredar di kota Nabire.

Saat dikonfirmasi Papuapos Nabire, Daud Money melalui sambungan telepon selaku Plt Sekertaris BMA Suku Wate, mengatakan selaku pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Umum Suku Besar Wate Kabupaten Nabire ia mengimbau kepada semua masyarakat Nabire, jika ada pihak atau oknum-oknum yang melakukan pengutan liar dengan alasan apapun jangan dipercaya!

"Karena kami suku Wate tidak memberikan atau tidak meminta sumbangan dalam bentuk apapun sejak kepemimpinan Kepala Suku Wate, Otis Money," tegas Daud.

Karena ada kwintansi yang sudah beredar sebagai contoh. "Kita baru dapat laporan dari masyarakat, bahwa ada yang menyebar kwitansi ke warung-warung dengan meminta uang sebesar Rp350.000 menggunakan nama Suku Wate,” jelasnya.

Ke depan ada surat dalam bentuk apapun yang mengatasnamanakn BMA Suku Wate jangan percaya. "Saya nyatakan bahwa kami tidak melakukan permintaan dalam bentuk selebaran kepada siapapun dengan alasan apapun. Untuk itu, saya sampaikan jika ada oknum-oknum yang melakukan hal tersebut, bisa foto dan laporkan ke kami pihak BMA Suku Wate dan pihak Polres Nabire,” pungkasnya.(rob)