NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas pendidikan. Menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran (TA) 2025, DP3A tengah gencar melaksanakan program penyerahan berbagai bantuan fasilitas kepada sejumlah sekolah dan Taman Kanak-kanak (TK) di Nabire.

Kepala Seksi Perlindungan Perempuan DP3A Kabupaten Nabire, Sitriani B., S.Sos, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berfokus pada empat jenis bantuan utama yang disebar di beberapa lokasi strategis. 

Prioritas utama adalah penyediaan sarana bermain yang aman dan edukatif bagi anak-anak usia dini, yang dianggap krusial untuk perkembangan motorik dan sosial mereka.

“Bantuan berupa taman bermain anak akan diserahkan ke empat titik. Itu meliputi SD Siriwini, PAUD Bukit Zaitun Air Mamdidi, SD Lagari III dan SD Samabusa,” jelas Sitriani, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa, 18 November 2025. 

Selain itu, bantuan yang sama juga menyasar fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), seperti TK Siloam, TK PAUD Gaharu Lagari III dan SD Kalibobo.

Tak hanya fasilitas bermain, DP3A juga memperhatikan kebutuhan literasi. Program ini mencakup penyediaan kelengkapan untuk Perpustakaan Sekolah, yang terdiri dari buku-buku bacaan yang beragam dan rak buku yang memadai. 

Sekolah yang menjadi penerima manfaat untuk program literasi ini adalah SD Siriwini, SD Lagari IV dan SD Impres Samabusa.

Lanjutnya, program juga menyentuh aspek Sekolah Ramah Anak (SRA) yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman bagi siswa. Bantuan berupa meja dan lemari disalurkan kepada SD Nabarua, SD Lagari III, dan SD Teluk Kimi untuk mendukung implementasi konsep SRA pada sekolah-sekolah tersebut.

Sitriani menambahkan, komitmen DP3A dalam menyediakan fasilitas penunjang belajar mengajar tidak berhenti sampai di situ. Sejumlah sekolah juga menerima paket buku bacaan, papan whiteboard dan spidol sebagai alat bantu pembelajaran. 

Paket ini ditujukan untuk SD Siriwini, SD Lagari IV, dan SD Samabusa, memastikan guru dan siswa memiliki alat yang memadai untuk proses edukasi sehari-hari.

“Kami menargetkan seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan ini, baik taman bermain, perpustakaan hingga kelengkapan SRA dan alat tulis mengajar, bisa selesai seluruhnya bulan ini juga,” tegas Kepala Seksi Sitriani, menunjukkan optimisme bahwa program ini dapat segera dimanfaatkan oleh para penerima di Nabire.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan fasilitas pendidikan di Kabupaten Nabire, khususnya di jalan Ujung Pandang dan sekitarnya, akan semakin lengkap dan representatif. 

Upaya DP3A Nabire ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.(sam)