SURABAYA – Kolaborasi dunia usaha dan perguruan tinggi kembali diwujudkan melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Patra Logistik bersama Universitas Airlangga (Unair) di sejumlah wilayah Kecamatan Bubutan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus 2026 itu menyentuh sejumlah aspek kehidupan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi, pelestarian lingkungan, kesehatan, hingga pendidikan. Sekitar 180 warga turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Di sektor ekonomi, warga mendapat pelatihan pemanfaatan minyak jelantah serta keterampilan membuat produk kreatif, salah satunya buket bunga. Pelatihan tersebut diarahkan agar masyarakat memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi dan berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Sementara pada bidang lingkungan, masyarakat diajak lebih aktif mengelola sampah rumah tangga. Edukasi diberikan melalui pengenalan pembuatan ecoenzyme, pupuk cair lindi, hingga ecobrick.

Tak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga terlibat langsung dalam praktik pengolahan sampah. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Di bidang kesehatan, kegiatan diisi dengan edukasi dan skrining kesehatan bagi masyarakat. Sedangkan untuk anak-anak, program diarahkan pada penguatan literasi dan kemampuan mendongeng yang dikemas melalui aktivitas interaktif sehingga proses belajar berlangsung secara menyenangkan.

Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, mengatakan program TJSL merupakan salah satu upaya perusahaan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.

“Kami melihat kegiatan TJSL sebagai salah satu cara untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Universitas Airlangga, kami dapat hadir dalam kegiatan yang dekat dengan kebutuhan warga, sekaligus membuka ruang bagi berbagai pihak untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman,” ujar Prakoso.

Apresiasi juga disampaikan Lurah Sidodadi, Martin Setiawan, S.T. Menurutnya, kegiatan kolaboratif tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan baru.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Semoga apa yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi warga,” kata Martin.

Kolaborasi Patra Logistik, Universitas Airlangga, pemerintah setempat, dan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan program TJSL yang selaras dengan kebutuhan lingkungan sekitar.

Tidak sekadar memberikan bantuan, rangkaian kegiatan itu membuka ruang bagi masyarakat untuk belajar, berpraktik, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. Dari pengolahan sampah hingga keterampilan ekonomi dan penguatan literasi anak, program tersebut menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan di tengah masyarakat dapat dibangun melalui kolaborasi yang memberi manfaat secara langsung dan berkelanjutan. (ppn)