NABIRE - Dana kampung yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Kabupaten Nabire, bagi Kampung Yeretuar tidak hanya diprioritaskan bagi pembangunan fisik, tetapi juga bagi kepentingan biaya pendidikan bagi anak-anak Yeretuar.

  Untuk itu pada tahun 2017 telah dibangun rabat jalan beton dua jalur sepanjang 300 meter dan pada tahun 2018 kembali dibangun 10 buah baru bagi 10 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Kampung Yeretuar.

  Dan pada tahun 2019 telah diprogramkan pembangunan fisik 15 unit rumah dan kini sudah diselesaikan rumah sebanyak 8 rumah, sementara untuk tahap ketiga akan dibangun 7 unit rumah rehap.

  Demikian dikatakan Sekertaris Kampung Yeretuar Amos Banggo kepada papuapos Nabire, Rabu (13/5/2020) di seputar Kelurahan Siriwini seraya menambahkan, bukan saja Pemerintah Kampung Yeretuar membangun sarana fisik tetapi juga ada bantuan dana pendidikan bagi anak-anak sekolah asal Kampung Yeretuar.

  Perhatian atau bantuan pendidikan ini bukan saja bagi mahasiswa dan mahasiswi, akan tetapi ada bantuan bagi anak-anak SD dan SMP serta SMA juga ada biaya pembayaran gaji guru honor.

  Selain pembangunan perhatian bagi dunia pendidikan, juga ada bantuan biaya bagi peningkatan kesehatan bagi para petugas dan juga para kader Posyandu yang ada di Kampung Yeretuar.

  Lanjut kata Amos Banggo, kami tidak saja membangun pada satu bidang saja, tetapi pemerintah kampung juga merehap dua gereja dan satu unit bangunan gereja atau rumah ibadah yang baru serta pembangunan rumah singgha bagi masyarakat Yeretuar di Nabire dengan ukuran 8X12 meter persegi.

  Dari dana kampung ini juga Pemerintah Kampung Yeretuar tidak tinggal diam, tetapi juga memberikan bantuan biaya bagi semua kegiatan perayaan hari–hari raya keagamaan di Kampung Yeretuar.

  Untuk kepada semua pihak yang ingin mengetahui sejauhmana pembangunan yang ada di Kampung Yeretuar Distrik Teluk Umar, tidak perlu tanya kepada siapa-siapa namun datang langsung di kampung agar bisa melihat hasilnya dan bertanya langsung kepada masyarakat di kampung, tutupnya. (des)