Dandim Buka Persami KKRI 2026 di Wilayah Kodim 1705 Nabire

NABIRE - Dandim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto memimpin langsung pembukaan kegiatan Persami KKRI yang digelar di Lapangan Makodim Nabire, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Enam Pramuka Penegak terdiri dari enam Gugus Depan (Gudep) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Nabire dan satu tingkat penggalang (SMP) dengan penuh semangat dan antusiasme.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran para peserta Pramuka penggalang, penegak, para pengurus Kwarcab Nabire, pembina pendamping serta jajaran Kodim 1705 Nabire. Kegiatan Korps Kedet Republik Indonesia (KKRI) tahun 2026 ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui semangat kedisiplinan, kebersamaan dan jiwa nasionalisme.
Dalam sambutannya, Dandim 1705 Nabire menyampaikan kegiatan Persami KKRI ini bukan sekadar ajang untuk meraih piagam atau sertifikat, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai dasar kepramukaan, khususnya Dasa Dharma dan Tri Satya.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk mengejar piagam atau sertifikat, tetapi untuk membuktikan sejauh mana kita sebagai Pramuka telah menyerap nilai dasar Dasa Dharma dan Tri Satya dalam diri kita masing-masing,” ujar Dandim.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk meninggalkan perbedaan dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, persahabatan serta menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting sebagai dasar untuk generasi bangsa yang menjunjung tinggi nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika serta semangat persatuan dan kesatuan.
Dandim juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta kegiatan persami KKRI. Pertama, menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kegiatan, karena kemenangan yang diraih dengan kejujuran jauh lebih terhormat daripada kemenangan dengan kecurangan.
Kedua, pentingnya kerja sama tim dan solidaritas, karena dalam Pramuka tidak ada keberhasilan yang dicapai sendiri, melainkan hasil dari kekompakan dan saling melengkapi dalam sebuah regu atau sangga.
Ketiga, menjadikan setiap pengalaman sebagai guru terbaik. Menurutnya, keberhasilan hanyalah bonus, sementara ilmu, pengalaman dan persahabatan yang diperoleh selama kegiatan adalah hadiah sesungguhnya.
“Teruslah berkreasi dan berkarya dalam wadah Gerakan Pramuka. Isilah masa muda dengan kegiatan yang positif dan produktif. Kalian adalah generasi unggul, generasi hebat, generasi kreatif, generasi petarung dan bukan generasi pecundang,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan pesan agar seluruh peserta tetap rendah hati saat meraih keberhasilan dan tetap tegar ketika menghadapi kegagalan serta terus menunjukkan jati diri sebagai tunas bangsa yang disiplin, berani dan setia.
Dengan kegiatan Persami KKRI ini Pramuka diharapkan mampu melahirkan generasi muda Nabire yang tangguh, berkarakter dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. (agustinus)
Bagikan artikel ini



