NABIRE –Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire tangani ancaman banjir Kali Yaro, Distrik Yaro dengan dana darurat bencana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nabire. Pelurusan kali Yaro dan jalan alternatif di “tikungan tajam” Yaro dibiayai dengan dana darurat bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Imanuel Monei didampingi Sekretaris BPBD, Victor Fun di Sekretariat BPBD, Kamis (24/3) mengatakan pekerjaan pelurusan kali Yaro dan pembukaan jalan alternatif di Yaro dibiayai dengan dana darurat bencana dari daerah. Belum ada dana dari BPBD pusat.

Victor Fun menjelaskan, dalam penanganan pekerjaan di lapangan, BPBD bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Kabupaten Nabire. Karena, perhitungan material dan pekerjaan ditangani oleh DPU PR, sedangkan BPBD Kabupaten Nabire hanya membayar kontraktor berdasarkan laporan dari Dinas PU PR.

Ketika ditanya soal pemasangan talut di bibir kali Yaro, Victor Fun mengatakan untuk pembangunan talu belum. Sementara dengan darurat bencana, BPBD Nabire melaksanaka pelurusan kali dan jalan alternatif.

Menurut pantauan media, Rabu (23/3) siang, pelurusan kali Yaro dengan penghalang berbahan material lokal, batu dan pasir sudah selesai dikerjakan, tinggal membangun bronjongan. Demikian juga halnya jalan alternatif, pekerjaan dengan bahan lokal sudah selesai. (ans)