NABIRE - Kita telah ketahui bahwa pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tahun 2019 ini untuk pembayaran gaji para guru honor dan juga penyiapan sarana protokol kesehatan di tengah wabah virus corona di sekolah masing-masing.

Akan tetapi, dari fakta hasil kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Nabire selama dua pekan ini bersama para pengawas di lapangan, baru ditemukan 5 sekolah saja yang dapat menyiapkan protokol kesehatan berupa tempat cuci tangan umum maupun di depan kelas masing-masing.

Sehingga diharapkan kepada semua kepala–kepala sekolah dari SD dan SMP agar dapat menyiapkan tempat cuci tangan umum, juga tempat cuci tangan di depan kelas, karena dalam pencairan dana BOS telah disetujui untuk penyiapan sarana kesehatan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (15/6) di ruang kerjanya seraya menambahkan, diinstruksikan kepala sekolah dan guru masuk sekolah, selain mengerjakan tugas akhir tahun pelajaran dan awal tahun pelajaran serta penyiapan sarana cuci tangan.

Sehingga bagi sekolah SD dan SMP yang hingga saat ini belum memasang sarana cuci tangan di sekolah disarankan untuk secepatnya kembali dan mengerjakan sarana tersebut sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah soal protokoler kesehatan.

Semua perintah kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah ini demi kepentingan kita bersama, jangan sampai ada masalah di lapangan, barulah kita saling menyalahkan atau saling melempar tanggung jawab. Untuk itu, ajaknya, marilah kita sama–sama saling menjaga diri sebagai warga sekolah dan kita pula wajib melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan sekolah maupun dimana kita berada, sebagai bagian dari saling melindungi dan menjaga guna memutuskan mata rantai Covid-19.(des)