Corona Nabire, 13 ODP Naik ke Positif!
NABIRE – Selasa, 28 April 2020, pukul 15.00 WIT bertempat di Aula Setda Kantor Bupati Nabire telah digelar jumpa pers oleh Tim Gugus T
Bagikan
NABIRE – Selasa, 28 April 2020, pukul 15.00 WIT bertempat di Aula Setda Kantor Bupati Nabire telah digelar jumpa pers oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire terkait hasil swab sebanyak 38 orang, 35 diantaranya Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dikirimkan sebelumnya ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Papua, dengan hasil 35 ODP, 13 diantaranya dinyatakan positif terpapar corona virus disease 2019. Pejabat sementara Sekretaris Daerah Nabire, Daniel Maipon, S.Stp, pada kesempatan itu menyampaikan, hari ini pemerintah daerah secara resmi akan mengumumkan hasil swab lendir dari 38 pasian yang dikirim ke Jayapura pada tanggal 24 April 2020 lalu, dimana dari 38 sampel swab tersebut terdiri dari 35 sampel swab kasus ODP dan 3 sampel swab kasus positif yang dirawat di RSUD Nabire. Usai penyampaian pembuka, Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam rilisnya mengatakan, sebagai Bupati Kabupaten Nabire mengumumkan secara resmi data update Covid-19 yang sebelumnya 3 orang pasien positif menjadi 16 orang, yang mana pemeriksaan pertama kita kirim hasil swab 4 ODP ke Jayapura dengan hasil 3 positif, 1 negatif. Selanjutnya, pada hari Jumat, 24 April 2020 kemarin dari tim gugus Covid-19 Nabire mengirim lagi pemeriksaan swab ketiga puluh delapan ODP ke Labbankes Provinsi Papua, serta tadi kami baru menerima hasil pemeriksaan resmi, yakni dari 38 ODP terdapat 13 orang yang positif terkena virus Covid-19. “Saya juga mau sampaikan kepada seluruh wilayah Meepago lewat pemberitaan ini bahwa Kabupaten Nabire sudah meningkat 16 orang pasien positif, serta mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat ke Kabupaten Nabire yang melalui lintas darat/laut agar dihentikan, karena pasien yang positif Covid-19 di Nabire berasal dari arah Kabupaten Manokwari dan bagi yang dari Papua Barat yang belum melapor, segera melaporkan diri ke Posko Covid-19 Nabire,” tegas Isaias. Selaku dan atas nama Pemkab Nabire, Bupati Douw juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam menangani 16 orang yang postif untuk tidak memusuhi mereka, sehingga mereka bisa menjalani perawatan dengan baik. “Saya minta kepada Kapolres dan Dandim untuk menjaga keamanan serta menegur keras orang-orang yang belum mantaati peraturan pemerintah Kabupaten Nabire,” tekan Bupati Nabire 2 periode itu. Sementara itu, masih terkait hal tersebut Jubir Gugus Tugas Covid-19 Nabire dalam penyampaian update data Covid-19 menerangkan, hasil swab test yang dikirim pada hari Jumat, 24 April 2020 dari 38 ODP yang dikirim dari Lab Bankes Provinsi Papua, 22 orang hasilnya negatif dan 16 orang hasil positif. Dijelaskan Dokter Sayori, dari 38 orang yang dikirim dari hasil komulatif 16 orang pasien Yang dirawat dan ditangani di RSUD Nabire berada pada kondisi ringan sehingga diambil pedoman untuk tetap isolasi mandiri hal-hal yang lebih lnjut untuk 14 hari kedepan akan dilakukan spesifik oleh Posko Covid-19 dan RSUD Nabire. Ditambahkan, untuk 24 pasien yang negatif akan dikembalikan ke keluarga masing-masing, namun dengan ketentuan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Sedangkan, 16 orang pasien yang positif akan melakukan isolasi di Pesantren Daarut Taqwa Jalan Poros Samabusa Distrik Teluk Kimi Kampung Waharia Kabupaten Nabire. “Untuk seluruh warga untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan menjaga diri, jaga keluarga dan jaga Nabire agar terbebas dari virus Covid-19. Makan makanan yang sehat dan juga menjaga social distancing dan physical distancing sehingga semua berjalan dengan maksimal,” punkasnya. Sekeder menambahkan, dlam kegiatan konferensi pers tersebut turut dihadiri Kapolres Nabire AKBP Sonny M Nugroho T, S.IK, Dandim 1705/Paniai Letkol Inf. Benny Wahyudi, ketua sementara DPRD Nabire, H. Suyono, A.Md, dengan dipandu langsung Sekda Nabire Daniel Maipon.(wan/ans/eby)
Bagikan artikel ini



