NABIRE - Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Bupati Kabupaten Nabire, diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Nabire secara resmi membuka kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasi (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Tengah, Rabu (26/06/2024) sekira kul 10.45 WIT.


OKK yang dilaksanakan perdana di Provinsi Papua Tengah dipusatkan di Aula Serbaguna LPP RRI Jalan Merdeka, Nabire itu diikuti puluhan wartawan dari berbagai media yang ada di daerah.


Ketua Panitia OKK, Arnold Saudila dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan OKK ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai etika dan profesionalisme dalam dunia kegiatan jurnalistik, serta memperkuat kapasitas organisasi para wartawan, khususnya yang ada, Nabire dan di Provinsi yang baru dimekarkan Papua Tengah ini.


Dimana, lanjut wartawan RRI itu, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kualitas pemberitaan dan mengembangkan organisasi PWI di tingkat daerah hingga di Provinsi Papua Tengah.


OKK yang diikuti 45 peserta dari berbagai media, baik cetak, elektronik maupun siber di Nabire dan kabupaten lainnya itu, termasuk anggota dan calon anggota baru PWI Papua Tengah.


Adapun materi yang disajikan dalam kegiatan itu, mencakup mengenai sejarah PWI, peraturan dasar (PD/PRT) PWI serta kode etik jurnalistik. Dengan harapan kirannya dapat memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik di Papua Tengah.


Ketua PWI Papua Tengah, Lamberth Palaklely mengatakan, OKK dan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan program prioritas yang terus dilakukan pengurus dan harus diikuti setiap wartawan yang bernaung di bawah bendera PWI.


Dimana, kita ketahui bersama pelaksanaan OKK itu sendiri untuk mengedukasi tugas-tugas jurnalistik sesuai dengan kode etiknya, serta meningkatkan kualitas wartawan yang profesional, berkompeten dan beretika. "Beberapa bulan lalu kami bersama Kementerian BUMN telah melaksanakan kegiatan UKW, yang diikuti oleh 25 orang dan dinyatakan lulus," kata Bambe sapaan akrabnya.


Kiranya para wartawan yang akan bergabung di PWI dapat terus memperkuat kekompakan dan bersinergi untuk melangkah ke depan, dalam menjaga marwah organisasi terbesar dan terbanyak anggota ini di Indonesia.


Sementara itu, Bupati Nabire diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Nabire, Davidson Manuaron mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bupati Nabite memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap PWI atas inisiatif cemerlangnya mengadakan kegiatan orientasi bagi para wartawan ini.


"Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini, lantaran wartawan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, sesuai fakta dan bernilai mendidik masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi wartawan yang ada di Papua Tengah khususnya," ucap Davidson.


Diakhir sambutannya, ia berharap kepada wartawan dapat menjawab dan sebagai pembenar di balik informasi yang disampaikan kepada masyarakat dan kiranya wartawan melalui beritanya menjadi ujung tombak dalam membentuk pemerintahan yang baik dan berwibawa.


Dalam kegiatan yang berlangsung selama sehari itu, menyajikan tiga pemateri, mulai menyangkut sejarah PWI di Indoesia yang dibawah langsung oleh Ketua PWI Papua Tengah, Lamberth Palaklely dan soal PD/PRT PWI oleh Ketua PWI Papua, Hans Bisay serta meteri intii terkait landasan UU Pers dan KEJ yang disampaikan oleh wartawan senior Papua, Abdul Munib.(wan)