NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, dan Muspida didampingi Ketua KPU Nabire, Petrus Rumere dan Sekretaris KPU, Michael Mote melakukan peninjauan dan pengecekan logistik Pemilu Legislatif 9 April 2014, Kamis (27/3) kemarin. Sebelum melakukan pengecekan logistik terlebih dahulu dilakukan pertemuan singkat di ruang kerja Ketua KPU Nabire. Selain Bupati dan Ketua KPU, hadir pula dari Kodim 1705/Paniai diwakili Pasilog Kapten Inf.Mursalim,  Polres Nabire diwakili Kasat Intelkam, Kajari diwakili Kasi Intel Muhamad Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Nabire dan Kepala Kesbangpol Linmas.Ditempat penyimpanan logistik, Bupati mendapat keterangan dari ketua dan anggota serta Sekretaris KPU Nabire.Dalam keterangannya, Ketua KPU Nabire mengatakan bahwa logistic Pemilu untuk Kabupaten Nabire sudah lengkap. Kalaupun ada kekuranangan itu berupa Formulir C1 untuk DPR.Sementara setelah dilakukan penyortiran, ada kelebihan surat suara untuk Dapil 1 dan 2, untuk Dapil 3 tidak ada kelebihan. Sedangkan Dapil 4 masih belum diketahui karena masih dalam penyortiran dan penghitungan. Kepada media disela-sela melakukan pengecekan, Bupati Nabire mengatakan setiap tahapan jadwal Pemilu Legislatif, dan langkah-langkah yang dilakukan oleh KPU Nabire sebagai penyelenggara, dirinya selalu mengkuti.“Selaku pembina politik di daerah ini, saya sebagai bupati selalu mengikuti tahapan demi tahapan dan langkah-langkah yang dilaksanakan oleh KPU Nabire,” ungkapnya.Terkait isu yang berkembang, pihaknya juga terus mengikuti perkembangan dan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengecek kebenarannya.“Kami siap back up KPU, bila ada isu yang berkembang akan diambil langkah sesuai dengan mekanisme, kita koordinasi dengan kepolisian untuk mengecek kebenaranya, bila terbukti ya akan diambil tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.Bupati menegaskan, bila ada temuan yang akan merugikan dan mengganggu proses pesta demokrasi akan langsung diserahkan kepada pihak aparat berwenang agar diambil tindakan. Baik itu perbuatan yang timbul dari individu atau kelompok masyarakat,  Caleg, dan atau Parpol.“Kita juga akan selalu siap, melakukan control, mengawasi hingga persiapan selesai, dan tinggal menunggu waktu pemungutan suara,” tandasnya.Bupati mengakui sejauh ini KPU Nabire melaksanakan tahapan demi tahapan dengan baik sesuai aturan yang ada dan hingga hari ini (kemarin) semua sudah siap tinggal menunggu waktunya, waktu untuk pendistribusian logistic.Mengenai kekurangan dan kelebihan dari logistik Bupati meminta kepada KPU untuk dibuatkan berita acara. Begitu pula saat pendistribusian dilakukan perlu disaksikan oleh semua pihak agar tidak menimbulkan kecurigaan.“Bersyukur, menurut Ketua KPU tidak ada surat suara yang rusak, namun bila ada kekurangan atau kelebihan perlu dibuatkan lalu dicantumkan dalam berita acara, agar semua jeas, tidak ada kecurigaan dari semua pihak,” tuturnya.Dinyatakan Bupati, bukan hanya KPU, namun Muspida juga bekerja keras untuk mengamankan Pemilu 9 April 2014. Dan bupati menyakini bahwa Pemilu Legislatif 9 April akan berjalan dengan aman.Dalam kesempatan itu, Bupati Nabire menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu Legislatif 9 April 2014 dan memberikan hak suaranya di TPS-TPS yang telah ditentukan.“Disetiap kesempatan, dalam berbagai pertemuan dan kegiatan, kepada kepala distrik, kepala kampung, RT/RW, tokoh-tokoh masyarakat, kepala suku saya minta agar memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mencoblos. Dan saat bertemu masyarakat, saya juga selalu meghimbau langsung untuk memberikan hak suaranya. Dan dalam kesempatan ini melalui media ini saya kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberikan hak suaranya pada tanggal 9 April, karena satu suara saja sangat menentukan nasib daerah, bangsa dan negara ini lima tahun kedepan,” tuturnya.“Ingat 1 suara saja sangat menentukan pembangunan lima tahun kedepan, jadi harus memilih, jangan sampai Golput,” pungkasnya. (iing elsa)