Bupati Serahkan Kadis Moora kepada Masyarakat
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos Kamis, (21/2) di Kantor Kampung Arui, secara resmi menyerahkan Kepala Distrik Baru, Valentino Wiyai kepada masyarakat 5 kampung di distrik baru, Distrik Kepulauan Moora. Distrik Kepulauan Moora terdiri dari lima kampung. Lima kampu
Bagikan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos Kamis, (21/2) di Kantor Kampung Arui, secara resmi menyerahkan Kepala Distrik Baru, Valentino Wiyai kepada masyarakat 5 kampung di distrik baru, Distrik Kepulauan Moora. Distrik Kepulauan Moora terdiri dari lima kampung. Lima kampung tersebut sebelumnya termasuk dalam administrasi pemerintahan Distrik Napan. Proses penyerahannya, lebih dahulu Kepala Distrik Napan, Petrus Nunaki serahkan kembali kepada pemeritah Kabupaten Nabire, dalam hal ini Bupati Nabire, Isaias Douw.
“Saya bersyukur kepada Tuhan karena telah memilih Isaias Douw dan ia perhatikan pesisir dan kepulauan. Bahkan, ia terus berjuang distrik ini. Dan, saat ini kita lihat semua, Distrik Moora yang kita nantikan sejak lama itu sudah hadir di tengah kita,” kata Pertus Nunaki saat menyerahkan lima kampung kepada pemerintah. Selanjutnya, dengan disaksikan masyarakat lima kampung, Bupati Nabire, Isaias Douw menyerahkan distrik baru dan masyarakat di lima kampung kepada Kepala Distrik Kepulauan Moora, Valentino Wiyai. Dalam sambutannya, Isaias Douw mengatakan, sebelum ia menjadi bupati telah melakukan survey di semua wilayah Kabupaten Nabire. Kata dia, kalau mau menjadi bupati harus survey dulu. “Mau jadi bupati harus tahu wilayah. Saat saya datang ke sini dulu, saya saya sudah janjikan untuk berjuang pemekaran dan bangun pesisir dan kepulauan. Karena, untuk pesisir 5 kampung bisa jadi distrik. Ini janji saya saat itu. Janji adalah utang. Janji kedua yang akan saya jawab adalah seng aluminium,” kata Bupati disambut tepuk tangan meriah. Bupati juga mengingatkan agar kepala distrik baru itu melayani masyarakat dengan baik. Diharapka juga, selalu berada di kampung bersama masyarakat. “Harus ada bersama masyarakat dan menjawab kebutuhan dan kerinduan masyarakat di sini. Mereka sudah lama menanti pembangunan,” kata bupati.Bupati menambahkan, pemekaran distrik ini bukan memisahkan hubungan keluarga yang telah lama ada dan terbangun di wilayah kepulauan. Kata dia, yang berpisah hanya administrasi pemerintahannya. “Kalian pisah tapi bukan pisah hubungan keluarga. hanya adminstrasi dan pelayananan pemerintaj saja yang berpisah,” kata Isaias. (wan)
Bagikan artikel ini



