NABIRE - Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., menghadiri acara penyerahan bantuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nabire di Gedung Islamic Center, Senin (13/04/2026). 

Kehadiran Bupati Nabire ini sekaligus untuk menyaksikan langsung penyaluran beasiswa kepada para penerima manfaat yang terdiri dari mahasiswa serta pelajar di tingkat SMA/MA, SMP/MTs, dan SD/MI dalam kondisi sehat walafiat.

Dalam sambutannya, Bupati Mesak Magai menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi Baznas Kabupaten Nabire yang terus berkomitmen melayani masyarakat. Ia mengaku sangat termotivasi dengan niat baik Baznas yang selalu hadir dalam berbagai aksi sosial, mulai dari penanganan musibah hingga bantuan perumahan di wilayahnya. 

Menurut Bupati, Baznas merupakan wadah dengan hierarki kerja yang jelas sehingga pelayanannya pun sangat terukur dan tepat sasaran.

Mesak Magai juga menekankan pentingnya posisi strategis Nabire sebagai kota tua dan sentral di Provinsi Papua Tengah. Sebagai daerah yang memiliki keragaman suku, agama dan karakter, pemimpin di Nabire dituntut untuk pandai melihat setiap persoalan dan keberadaan masyarakat secara jeli. 

Dengan statusnya sebagai ibu kota provinsi, Nabire kini menjadi pusat perhatian, sehingga sinergi antarsemua unsur sangat diperlukan untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik.

Terkait sektor pendidikan, Mesak Magai menegaskan investasi terbaik hari ini adalah menyelamatkan generasi masa depan. Ia percaya bahwa hanya melalui pendidikan seseorang dapat mengubah nasib diri, keluarga, lingkungan hingga kotanya. 

Oleh karena itu, bantuan yang diberikan oleh Baznas dinilai sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang nantinya akan menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Nabire.

Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap program Baznas, Bupati Nabire mengumumkan pemberian dana hibah sebesar Rp1,5 miliar. Dana tersebut dibagi menjadi dua bagian, yakni Rp500 juta khusus untuk bantuan pendidikan tahap kedua yang menyasar siswa berprestasi dan siswa kurang mampu serta Rp1 miliar untuk mendukung berbagai kegiatan bakti sosial serta operasional Baznas lainnya di Kabupaten Nabire.

Namun, di balik pemberian bantuan besar tersebut, Mesak Magai memberikan catatan tegas mengenai aspek transparansi. Pihaknya mengingatkan agar pengelolaan dana tersebut dilakukan dengan penuh tanggung jawab kepada publik dan Tuhan. 

Ia secara kiasan menyampaikan agar pengelola tidak sampai berhadapan dengan masalah hukum atau ‘Pontius Pilatus’ akibat ketidakjujuran dalam menyalurkan amanah masyarakat dan pemerintah.

Selain fokus pada bantuan sosial, bupati mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga aspek keamanan dan kebersihan kota. Sebagai jantung dari Papua Tengah yang diakses baik melalui jalur darat maupun udara, stabilitas keamanan menjadi prioritas utama agar seluruh sektor pembangunan dapat berjalan beriringan. Ia berharap Nabire tetap menjadi kota yang indah, nyaman dan layak huni bagi semua kalangan masyarakat.

Menutup rangkaian acara di Islamic Center tersebut, bupati berharap bantuan yang telah diserahkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para pelajar. Dengan dukungan finansial yang tepat, anak-anak asli Nabire diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik dan siap menyambut tantangan zaman di masa depan sebagai generasi penerus yang membanggakan.(sam)