NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Rabu (13/3) bertempat di Masjid Babussalam Komplek Pasar Kalibobo memberikan bantuan berupa bahan material bangunan berupa Seng dan Kayu Balok kepada 84 pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu. Turut hadir pula, Wakil Bupati Kabupaten Nabire Amirullah Hasyim, S.IP.,MM., Anggota DPRD Kabupaten Nabire Hj. Katherin Maruanaya., Plt Kepala BPBD Nabire Viktor Fun, S.Sos.,M.Si, serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Menase Yoteni, SH.,M.Si.

Penyerahan bantuan material bahan bangunan diberikan langsung oleh Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP kepada 10 perwakilan korban kebakaran rumah di Komplek Pasar Kalibobo yang terjadi pada tanggal 23 Januari 2019 lalu. Bantuan yang diberikan kepada 84 pemilik rumah korban kebakaran masing-masing mendapatkan seng sebanyak 12 lembar dan kayu balok sebanyak 9 batang.

Dalam sambutannya Bupati Isaias Douw mengatakan, musibah kebakaran yang terjadi beberapa bulan lalu merupakan sebuah musibah yang cukup membuat ratusan warga komplek Pasar Kalibobo kehilangan tempat tinggal. Namun, dari peristiwa yang terjadi, patut disyukuri juga bahwa, walaupun musibah kebakaran yang melanda warga komplek Pasar Kalibobo beberapa waktu lalu, puji Tuhan tidak terdapat korban jiwa.

Kata Bupati, selaku kepala daerah merasa prihatin atas peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire memberikan bantuan berupa bahan-bahan bangunan yang tentunya tidak seberapa bila dilihat dari banyaknya. Tetapi, hal tersebut merupakan kepedulian pemerintah daerah kepada warga masyarakat korban kebakaran.

“Kita syukur kepada Tuhan karena tidak ada korban jiwa, karena barang yang terbakar itu kita bisa ganti atau beli, tapi kalau nyawa manusia itu tidak bisa dibeli. Saya selaku bupati mohon maaf karena baru bisa memberikan bantuan saat ini, karena pada saat terjadinya kebakaran pemerintah kabupaten masih dalam masa transisi, sehingga kami terlambat menangani masalah ini. Tetapi, saat ini pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu masyarakat, sekali lagi saya minta maaf kepada warga masyarakat korban kebakaran,” ungkapnya.

Menurutnya, peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa bulan lalu telah dilaporkan kepada pemerintah pusat, sehingga ketika ada bantuan dari pemerintah pusat, bisa akan tersalurkan langsung kepada warga korban kebakaran. Bantuan yang diberikan saat ini adalah inisiatif dari pemerintah daerah untuk sekedar membantu sesuai kemampuan daerah.

“Pemerintah itu sifatnya hanya membantu masyarakat, tetapi untuk membangun kembali rumah yang sudah terbakar, itu tanggung jawab masing-masing warga korban kebakaran,” pungkasnya.

Sementara itu Plt Kepala BPBD Nabire Viktor Fun, S.Sos.,M.Si mengatakan, pada dasarnya BPBD Kabupaten Nabire pada pasca kebakaran terjadi sudah berkoordinasi dan melakukan kerjasama dengan instansi teknis lainnya, melalui Dinas Sosial yang langsung melibatkan Tagana, kemudian dari PDAM, Dinas Kesehatan dan juga pihak TNI/Polri.Katanya, BPBD pada saat pasca kebakaran terjadi juga telah membentuk Posko Siaga yang berlokasi di Masjid Babussalam Komplek Pasar Kalibobo. Dan dari BPBD Kabupaten Nabire saat ini telah menyiapkan bantuan berupa bahan bangunan kepada para korban kebakaran yang diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Nabire, dengan harapan bantuan yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga masyarakat korban kebakaran.(cad)