Bupati Resmikan Gereja Pantekosta Jemaat Torsina Kalibobo
NABIRE – Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, meresmikan Gereja Pantekosta di Papua (Gpdp) jemaat Torsina, Kalibobo, Sabtu (15/3) lalu. Peresmian juga dihadiri Ketua Sinode Pantekosta di tanah Papua, Muspida Nabire, Ketua Sinode Wilaya Nabire Timur, Ketua Sinode Wilayah Nabir
Bagikan
NABIRE – Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, meresmikan Gereja Pantekosta di Papua (Gpdp) jemaat Torsina, Kalibobo, Sabtu (15/3) lalu. Peresmian juga dihadiri Ketua Sinode Pantekosta di tanah Papua, Muspida Nabire, Ketua Sinode Wilaya Nabire Timur, Ketua Sinode Wilayah Nabire Barat, para pimpinan gereja, hamba–hamba Tuhan, utusan jemaat, ketua dan panitia pembangunan Gereja Gpdp Torsina Kalibobo.
Dikatakan Bupati Isaias dalam sambutannya, pembangunan di bidang keagamaan memiiliki arti yang sangat penting dalam upaya meningkatkan pembangunan bagi bidang dan sektor pembangunan lainnya. Dan menjadi perhatian utama pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.Karena itu, di dalam setiap program pembangunan, masalah keagamaan selalu dijadikan dasar dan sasaran yang akan dicapai. Yaitu peningkatan keimanan kepada Tuhan yang juga menjadi landasan untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang. Atas dasar inilah di dalam program pembangunan Kabupaten Nabire, yang dituangkan dalam visi misinya bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Nabire yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri.“Kita sadari bahwa sebaik apapun dan sehebat apapun yang kita capai tidak akan berarti bila kita tidak memiliki etika moral dan iman yang kuat. Itulah sebabnya pada hari ini kita semua berbahagia karena telah berdiri megah dihadapan kita semua sebuah gedung gereja yang merupakan harapan bagi kita semua khususnya jemaat Gpdp Torsina Kalibobo,” kata bupati.Dikatakan bupati, gereja adalah tempat bertemu hamba dengan Sang Allah. Maka janganlah sekali–kali gereja dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan–kegiatan lain di luar keagamaan. Apalagi dijadikan sebagai tempat berpolitik. Gereja harus lepas dari pengaruh duniawi, hindari hasutan dan provokasi untuk memfitnah seseorang dengan mamakai atribut keagamaan. Sebab itu sangat bertentangan dengan ajaran agama manapun di dunia ini.“Tujuan pembangunan adalah untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Hal ini mengandung arti bahwa kemakmuran harus merata disemua lapisan masyarakat. Dan masyarakat pun harus manikmati keadilan dalam suasana hidup yang berkecukupan pada semua aspek kehidupan. Termasuk hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan manusia, antara rohami dan jasmani, antara agama yang satu dengan agama yang lain dan antara manusia dengan alam lingkungannya,” papar bupati.Untuk itulah kehadiran gereja di tengah-tengah masyarakat sebagai pemersatu umat. Agar terjalin kerukunan hidup antar sesama jemaat khususnya dan dengan agama lain pada umumnya. Hal terpenting bagi pimpinan gereja dan orang kristen adalah bagaimana melakukan peningkatan kinerja dalam menjalankan peranan dan fungsi gereja sebagai agen pembaharuan. Dan pelayanan yang diberikan terus ditingkatkan sebagai partisipasi dalam pembangunan. Dituturkan, mulai hari ini warga Gereja Pantekosta di Papua (Gpdp) Torsina Kalibobo akan menggunakan gedung ibadah yang baru selesai pembangunannya sebagai tempat untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan dengan tenang dan aman. Diharapkan agar jadikanlah gedung gereja ini sebagai rumah kudus untuk memuliakan namaNya. Dan yang lebih penting adalah untuk tempat membina keluarga yang taat kepada Tuhan. “Hal ini perlu saya sampaikan, sebab kita ketahui bersama bahwa saat ini banyak anak muda dan remaja yang karena lemah dan kurangnya iman mereka, terjerumus pada hal–hal negatif seperti narkoba, obat–obatan terlarang dan lain–lain kejahatan yang bertentangan dengan norma–norma agama,” ujarnya.Bupati berpesan kepada pengurus jemaat agar merawat dan memelihara gereja yang sudah dibangun dengan sepenuh hati. Sebab gereja adalah rumah Tuhan untuk tempat kita bersekutu sebagai tubuh Kristus yang dipersatukan Tuhan. Sebagaimana dalam Alkitab menyebutkan bahwa, ” Tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu, jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia, sebab Allah itu adalah kudus dan bait Allah itu adalah kamu.”Pada kesempatan itu, bupati juga menghimbau kepada seluruh Jemaat Torsina Kalibobo dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, bahwa salah satu tugas dan kewajiban kita semua kedepan adalah mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu. Baik Pemilu legislatif maupun Pemilu presiden dan wakil presiden mendatang.“Saya harapkan agar tidak salah langkah dalam menyikapi perkembangan politik yang berkembang. Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan terus mengambil peran dan partsipasi kita dalam menjaga dan memelihara situasi yang aman kondusif di daerah ini. Sehingga Pemilu dapat berjalan dengan baik, aman, lancar dan sukses sesuai harapan kita,” tuturnya. Pada kesempatan itu Bupati Isaias menyerahkan bantuan dana Rp. 100 juta kepada Jemaat Torsina dan sekaligus peletakan batu peratama gedung gembala. (modes)
Bagikan artikel ini



