Bupati Pimpin Apel Gabungan Awal Bulan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, memimpin apel gabungan awal bulan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabi
Bagikan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, memimpin apel gabungan awal bulan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, Senin (4/12), bertempat di halaman Kantor Bupati Jalan Merdeka Nabire.Pada kesempatan itu, Bupati Isaias Douw atas nama pemerintah daerah dan secara pribadi dan keluarga mengucapkan selamat menyongsong bulan Desember yang merupakan bulan yang meriah bagi umat Kristiani di daerah ini, yang dirayakan hari kelahiran Sang Juluslamat bagi umat manusia dan Natal selalu memberikan kedamaian dan ketentraman bagi kita semua.Isaias menegaskan di sela-sela apel gabungan itu, pertama, bagi Pegawai Negeri Sipil, kantor adalah kebun kita untuk melayani pelayanan yang prima kepada masyarakat dan merupakan tanggung jawab bersama. Sebab kita adalah abdi negara dan abdi masyarakat untuk melayani dan membangunan daerah dengan keseriusan hati teristimewa adalah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Kedua, semua OPD mengecek kembali bawahannya masing-masing, lalu yang tidak hadir mengikuti apel gabungan awal bulan, uang ULP bagi pegawai yang tidak mengikuti apel akan dipotong lalu masuk di kas negara. Ketiga, Bupati mengingat bagi bendaharawan/bendaharawati jangan segang-segang atau seenaknya saja kasih bayar uang ULP dan gaji pegawai yang malas melaksanakan tugas negara dan dapat dipertanggungjawabkan dan perlu mengikuti prosedur pimpinan daerah lalu dilaksanakan tugasnya.Yang keempat, masalah kebersihan sampah-sampah di seluruh kota Nabire ini sangat kotor teristimewa adalah di halaman masing-masing OPD tenaga honorer itu fungsinya apa di masing-masing OPD. “Saya tegaskan kepada para pimpinan OPD untuk memerintahkan kepada mereka atau kasih tugas masalah kebersihhan supaya dapat mewarnai keindahan kantor,” ucapnya.Kelima, terkait batik Papua khas Nabire, yang dilauncing beberapa waktu lalu dari Kementerian Hukum dan HAM RI di Nabire, pemerintah daerah dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah menandatangani kesepakatan bersama dengan pihak penjahit batik Papua khas Nabire.Ditambahkan Isaias, batik Papua khas Nabire ini bukan dibuat-buat kami Kabupaten Nabire sendiri, akan tetapi ini disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM RI sehingga kita punya batik Papua khas Nabire ini ada dasar hukum yang jelas dan sudah resmi, untuk itu pihak siapapun tidak akan protes kepada kita. Oleh sebab itu, Bupati Douw berharap terkait Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Nabire ini jangan disembunyikan, akan tetapi perlu diangkat dan dipromosi ke daerah luar atau dunia luar agar pihak lain juga dapat ketahui hasil kekayaan kita sendiri ini dan bagian dari salah satu kemajuan pembangunan di bidang pariwisata, selanjutnya pihak luar bisa datang dan berkunjung ke Nabire.(modes)
Bagikan artikel ini



