NABIRE - Senin (25/4/22) kemarin, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpempora) Kabupaten Nabire, menggelar aksi demo menuntut penjelasan alasan dilakukannya pemotongan dana Uang Lauk Pauk (ULP), serta mempertanyakan kejelasan soal uang persediaan (UP) di dinas itu.

Dalam orasinya ASN yang berdemo meminta agar ada kejelasan soal pemotongan ULP.  Karena menurut mereka pemotongan ULP dinilai tidak sesuai.

Tidak berselang lama, Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si dating menemui ASN yang berdemo. Bupati Mesak berkesempatan mendengar secara langsung aspirasi yang disampaikan. ASN yang berdemo secara langsung membacakan pernyataan tujuan demo pemalangan kantor yang disampaikan oleh salah seorang staf.

Di hadapan ASN yang berdemo, Bupati Mesak Magai mengatakan, ULP tetap masih ada dan kita semua masih sehat hingga saat ini. Untuk itu selaku bupati meminta agar ke depan semua ASN diharapkan untuk meningkatkan disiplin pegawai dan juga harus loyalitas. Karena dari disipiln dan loyalitas, kata bupati, kita dapat melaksanakan tugas di kantor dan melayani masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi dari kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Kata bupati, bagi ASN yang malas sudah jelas ULPnya dipotong. Dan kepada pegawai yang gajinya masih di Nabire tetapi bekerja di kabupaten lain juga gajinya dikembalikan langsung ke kas negara. Dan juga sebaliknya, pegawai yang kerja di Nabire tetapi haknya di kabupaten lain harus dikembalikan.

Bupati Mesak Magai meminta agar pembayaran ULP bagi ASN dapat dilakukan pembayarannya sesuai daftar hadir. Bupati juga mengharapkan untuk pembayaran ULP triwulan satu ini dapat dibayarkan semuanya.

Sementara untuk pembayaran ULP triwulan kedua dan selanjutnya dibayarkan sesuai daftar hadir bagi semua ASN di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan perlu ada kerja sama yang baik agar ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kantor ini.

Sementara itu bupati juga meminta agar pembayaran honor tenaga kontrak yang ada di Pantai Wisata Gedo Nabire tidak diambil dari dinas ini. Tetapi hasil yang didapatkan dari retribusi Pantai Gedo dapat digunakan untuk pembayaran honor tenaga kontrak. (des)