NABIRE - Bertempat di Taman Gizi Oyehe, pukul 18.00 Wit, Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos secara resmi membuka Pesta Budaya Daerah Ke – III Tahun 2015. Turut hadir dalam pembukaan Pesta Budaya Daerah Ke – II Tahun 2015, Kapolres Nabire, AKBP. H.R. Situmeang, S.Ik., MH, Dandim 1705/Paniai, Letkol ARH. Yulian Iskandar, S.IP, Sekda Nabire, Drs. Johny Pasande, Kepala Disbudporapar Kabupaten Nabire, Drs. Blasius Nuhuyanan, Kepala BPP dan KB Nabire, Yuvinia Mote Douw, S.Sit, Pdt. K. Sitinjak Waibusi,S.Th., artis Ibukota, Metcu Imbiri, Ketua DKTP Nabire, Agus Tatogo, S.Sos serta sejumlah pimpinan SKPD yang ada di lingkungan Setda Nabire. Dalam sambutan Bupati Douw mengatakan, kebudayaan sebagai perwujudan dari cipta, rasa dan karsa manusia sebagai anugerah dari yang maha kuasa, yang diwariskan oleh para leluhur untuk dipelihara, dikembangkan dan dilestarikan, untuk meningkatkan harkat dan martabat, memperkuat jati diri dan kepribadian bangsa, yang diharapkan dapat mempertebal rasa persatuan dan, kesatuan bangsa, serta dapat meningkatkan semangat dan hasrat masyarakat agar lebih berperan lebih aktif dalam pembangunan.Menurut bupati, budaya memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan, maka Kabupaten Nabire selain memiliki budaya asli Papua, juga terdapat budaya masyarakat non Papua, yang semuanya merupakan budaya nusantara sebagai aset bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai kebudayaan yang kita miliki, hendaknya terus dilestarikan serta dikembangkan. Sebab di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi seperti saat ini, tidak menutup kemungkinan berdampak pada terkikisnya nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal. Dengan adanya pesta budaya ini, diharapkan menjadi langkah dan upaya pelestarian, pemberdayaan, serta pengembangan budaya dan adat istiadat, agar tetap eksis menjadi dasar filosofis dan norma sosial yang berlaku.  “Pesta Budaya Daerah Ke III, yang diselenggarakan ini, sangat sejalan dengan motto Membara Kasih Kediri Masyarakat, membangun keanekaragama demi kasih, guna mewujudkan kemandirian masyarakat. Keanekaragaman budaya yang ada di Nabire, harus kita lestarikan dan dikembangkan guna menjadi aset yang berharga dan sumber kekuatan serta rasa kebanggaan, sebagai bagian dari budaya nasional dalam semangat Bhineka Tunggal Ika,” ungkapnya. Lanjutnya, berkaitan dengan pelestarian, dan pengembangan seni budaya, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nabire, dirinya menyambut baik digelarnya pesta budaya Kabupaten Nabire tahun 2015 ini, dengan harapan semoga kegiatan-kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses, dan kepada seluruh warga masyarakat Nabire, dirinya juga mengajak, agar dengan sepenuh hati memberikan dukungannya, sehingga kegiatan ini membawa manfaat dan sukacita bagi semua warga Kabupaten Nabire, serta dan  dapat meningkatkan kepedulian semua warga masyarakat Kabupaten Nabire, untuk lebih  mencintai, memiliki dan melestarikan, berbagai warisan budaya leluhur yang dimiliki. “Perlu juga saya ingatkan diakhir tahun 2015 ini, kita akan melaksanakan  salah satu moment atau agenda penting, yaitu pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Nabire lima tahun kedepan, maka kepada kita semua saya harapkan agar senantiasa menjaga dan memelihara situasi yang aman kondusif, agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan baik, aman dan sukses,” tuturnya. Lanjut bupati, berbagai kemajuan dalam berbagai sektor telah dicapai, namun masih banyak yang harus dibenahi bahkan lebih ditingkatkan lagi termasuk sektor kebudayaan. Oleh karena itu, dirinya mohon dukungan dari seluruh komponen masyarakat untuk bersama sama kita lanjutkan pembangunan di daerah ini menuju masyarakat Nabire yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri.Diakhir acara pembukaan, Bupati Nabire beserta unsur Muspida lainnya, serta para pimpinan SKPD dipersilahkan untuk mengunjungi stand-stand distrik dan stand sanggar yang berada di areal Taman Gizi Oyehe. (cad)