NABIRE - Usai melaunching Listrik Desa (Lindes) Distrik Siriwo pada Selasa (7/11), Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos,MAP meminta kepada pihak balai Proyek Nasional yang ada di wilayah Nabire agar proaktif turun lapangan melihat dari dekat kondisi fisik jalan yang rusak. Dimana, pada ruas Jalan Topo Siriwo yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), di kilometer 80-an yang panjangnya kurang lebih ada satu Km kini mengalami kerusakan serius yang membutuhkan perhatian serius. Lanjut dikatakan Bupati Douw, tidak semua jalan di daerah ini yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, akan tetapi telah dibagi habis tanggung jawab itu, dimana ruas jalan yang rusak ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Sementara ada ruas jalan lain lagi yang menjadi tanggung jawab Provinsi Papua dan juga ada jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Nabire, sehingga ada ruas jalan rusak yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Provinsi selaku Bupati hanya tinggal melaporkan saja. Sehingga lewat kesempatan itu, selaku Bupati Nabire meminta kepada Balai Proyek Nasional agar turun melihat kondisi rusaknya jalan tersebut dan selanjutnya diusulkan agar ada kegiatan pembangunan kembali, karena ini ruas jalan satu-satunya bagi 4 kabupaten yang ada di wilayah pegunungan Papua Tengah. Dan berdasarkan apa yang telah dilihat oleh Bupati, sepanjang ruas jalan Nabire Uwapa (Topo) dan Uwapa – Siriwo, kondisinya sangat memprihatinkan, dimana terlihat banyak sekali longsoran-longsoran sehingga merusak badan jalan yang membuat macetnya arus lalu lintas. Untuk itu selaku bupati akan tetap menyampaikan kondisi rusaknya ruas Jalan Uwapa – Siriwo, akan tetapi yang lebih mempunyai kewenangan adalah Balai Proyek Nasional, sehingga diharapkan kedepan pasti ada koordinasi kerja yang baik agar ada perhatian serius terhadap ruas jalan yang kini rusak.(des)