NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam sambutannya, pada acara Wisuda Lulusan Diploma III Keperawatan dan Kebidanan Program Percepatan Pendidikan Tenaga Kesehatan D – III Keperawatan dan Kebidanan Nabire Tahun Akademik 2017/2018 Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura mengatakan, para wisudawan dan wisudawati telah melalui sederetan pengalaman selama dibangku perkuliahan. Menjadi sangat mubazir jika nilai dan hikmah yang seharusnya dapat diambil, hilang begitu saja tanpa memberi bekas manfaat bagi diri pribadi. Artinya, beberapa tahun mengenyam pendidikan, baik itu ilmu, pelajaran dan pengalaman yang telah dipetik, hendaknya menjadi bekal dalam mengemban gelar kesarjanaan yang dimiliki nantinya. Kata Bupati Isaias, dengan menyandang gelar, saudara-saudara akan memasuki sebuah fase kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas, maka untuk meraih sukses dalam fase kehidupan yang penuh dengan tantangan tersebut, penting bagi saudara menyusun langkah-langkah strategis, seperti berusaha mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kapasitas pribadi dan sekaligus menganalisis berbagai faktor eksternal yang berpengaruh kuat terhadap kehidupan saudara-saudara sekalian. Disinilah penting dan bergunanya ilmu yang telah kalian miliki sebagai seorang sarjana.“Perlu kalian sadari, bahwa dengan menyandang gelar sarjana saat ini, dimana semakin kompleksnya permasalahan yang muncul diberbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan, budaya dan bidang lainnya. Kesemuanya merupakan konsekuensi dari dinamisasi global,” ungkapnya.  Lanjut Bupati Douw, sekat-sekat ruang global sedikit demi sedikit runtuh diakibatkan semakin tingginya tuntutan kompetisi lintas negara, yang sudah pasti akan memunculkan tanda tanya besar bagi seorang anak bangsa, bahwa apakah kalian siap untuk berkompetisi secara global.  “Sebuah pertanyaan sederhana yang terdiri dari beberapa kata saja, namun untuk menjawabnya sangat membutuhkan pertanyaan lanjutan, yakni sejauhmana Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah kita miliki,” paparnya. Selaku Bupati Nabire, menyampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati, bahwa berbagai tantangan dan peluang menanti dimasa yang akan datang, olehnya itu bekatilah diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang sebanyak-banyaknya untuk mencetak sumber daya manusia yang responsif, kompetitif dan inovatif, sehingga nantinya mampu meraih berbagai peluang, memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi berbagai tantangan. Atas nama pemerintah daerah dan segenap masyarakat Kabupaten Nabire, Isaias Douw juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Politeknis Kesehatan Jayapura jurusan Keperawatan Kampus Nabire dalam keberhasilannya mencetak para agen perubahan, apa yang telah diraih sampai saat ini, mudah-mudahan semakin menambah motivasi  untuk terus melangkah maju sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang tidak perlu diragukan lagi.”Keberhasilan yang telah kita rasakan pada saat ini jangan menjadikan kita larut dalam kegembiraan, karena tantangan lebih besar masih membentang, dan harus dihadapi kedepan,” pungkas bupati. (cad)