NABIRE – Atas nama pemerintah daerah, Bupati Isaias Douw, S.Sos meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Nabire Jemaat Bukit Sion Portanigra Bumiwonorejo Kabupaten Nabire. Acara peletakan batu pertama berlangsung Kamis siang (27/3) itu turut dihadiri Muspida plus, perwakilan dari Kementerian Agama, Ketua Klasis Nabire, Panitia pembangunan serta Jemaat Bukit Sion. Usai doa pembukaan oleh Pdt. Yesaya Magai, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya kegiatan pembangunan gedung GKII jemaat Bukit Sion Nabire, Bupati Nabire dalam sambutannya mengatakan saya masih ingat kata terakhir almarhum Pdt. Ruben Magai, yang mengurus dan menjadi pendeta di Geraja ini. Dalam amanat beliau, menyampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati Isaias Douw untuk dapat membantu pembangunan Gereja yang baru, termasuk pesan kepada semua Jemaat Bukti Sion. “Pesan dan amanat terakhir beliau ini saya masih ingat, sehingga dirinya juga ikut terpanggil untuk membantu pembangunan gereja ini. namun dibalik itu tentunya Pemerintah Daerah dan dirinya tidak dapat membantu sepenuhnya, dan pasti akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” terang bupati.Dikatakan, Pemerintah Daerah tidak dapat bantu banyak, selain karena tentunya disesuaikan dengan kemampuan daerah, juga banyak tempat ibadah atau gereja lain yang butuh bantuan serupa. Diluar itu, mengingat waktu yang terbatas pula. “Kondisi di Kabupaten Nabire tidak sama dengan kabupaten lain, namun semua itu kita serahkan pada Tuhan,” tutur Bupati Isaias disambut amin oleh semua hadir pada acara pelantikan tersebut.Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gedung GKII Jemaat Sion, Yermias Pakage, S.STP.M,Si mengatakan pembangunan gedung GKII ini dibangun diatas tanah seluas kurang lebih 2.800 M2 (50x100M2). Dibangun karena, gereja yang ada kapasitasnya sudah tidak mencukupi dan gedung yang lama juga sudah seharusnya direnovasi.(wan)