Bupati Isaias : Kita Jaga Diri, Ikuti Protokol Kesehatan
NABIRE - Bupati Isaias Douw, S.Sos, MAP menekankan, covid tidak pilih-pilih orang, semua kena JIKA tidak patuh pada protokol kesehatan. 
NABIRE - Bupati Isaias Douw, S.Sos, MAP menekankan, covid tidak pilih-pilih orang, semua kena JIKA tidak patuh pada protokol kesehatan.
“Ini bukan kami tipu-tipu, ini nyata ada tetapi kita tidak bisa lihat dengan mata, hanya alat yang bisa deteksi. Awal-awal dan hingga saat ini banyak orang bilang pemerintah tipu-tipu ada yang bawa-bawa ke masalah politik kalau tipu berdosa ini masalah nyawa, masalah kemanusian,” katanya.
“Harus pikir baik-baik baru bicara. Sampai sekarang banyak orang Papua mengatakan penyakit ini tidak kena orang Papua. Harus ingat, tidak ada penyakit yang pilih-pilih manusia. Saya selalu sampaikan jangan anggap remeh, jangan anggap biasa, kita sekarang sudah masuk pada kehidupan normal baru itu artinya semua kebiasaan kita harus berubah,” kata Bupati Isaias Douw, pada saat penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dampak Ekonomi Covid-19 kepada pelaku usaha informal, Kamis (17/9) di ruang rapat Setda Kabupaten Nabire.
Dikatakan Bupati Isaias, yang punya kapling kerja kebun itu penting kerja untuk cari pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga sejahtera. Dalam keluarga pakai masker itu penting, cuci tangan itu penting. Ada aturan yang pemerintah sudah tetapkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) wajib pakai masker siapapun yang melawan akan kena sangsi pegawai negeri dan TNI/Porli bayar Rp. 100.000. Sedangkan masyarakat dikenakan denda bayar Rp. 50.000. Hal ini diberlakukan pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan nyawa kita. Dikatakan, dana dari pemerintah daerah selalu ada dana ATK, perjalanan dinas ke Jayapura maupun Jakarta. Namun dengan adanya Covid-19 semua dibatalkan. Dana-dana itu dilarikan semua untuk bantuan sosial ekonomi masyarakat, pengadaan-pengadaan kesehatan alat kesehatan.
“Jadi pada kesempatan ini kepada mama-mama yang selalu siapkan di rumah saya mohon jaga kesehatan pakai masker di dalam keluarga dan pula mohon disampaikan kepada yang lain juga terutama tempat jualan di pasar, pergi ikut sembayang di gereja, kumpul banyak orang dan harus pakai masker ikuti protokol kesehatan,” himbaunya.
Dana yang akan dibantu menunjang usaha kita bagaimana supaya mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Kita semua jaga Nabire, Nabire aman, Nabire damai, dan Nabire kasih jangan lupa jaga masing-masing RT/RW, kelurahan, distrik jangan berani-berani salah satu dukungan dianggap baik kita semua jaga Nabire aman agar roda pemerintahan pembangunan dapat berjalan baik. Usaha-usaha masyarakat dapat berjalan dengan lancar agar masyarakat semua dapat berjalan dengan aman. Aman itu kita pertahankan, dan kita pertahankan kesatuan dan persatuan, jaga bersama empat pilar yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” harapnya.
Lanjut bupati, kita berpikir untuk hidup yang baik, tidak boleh gerakan tambahan. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak menguntungkan bagi kita semua, kematian orang ini rahasia Tuhan jadi kita jangan beda-bedakan suku, agama, ras, etnis dan lain sebagainya. Yang penting kita percaya kepada Tuhan hingga jangan lupa dalam kondisi situasi ini Dialah yang menyelamatkan kita masing-masing. Orang tidak ada yang tahu rahasia Tuhan.
“Maka pada kesempatan ini saya mengajak kepada kita, virus corona ini dalam keluarga menjaga, dalam kantor jaga, dimana kita berada harus jaga kesehatan itu dengan baik,” pungkasnya. (modes)
Bagikan artikel ini



