NABIRE - Dalam rangka mewujudkan Program Nawacita Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Program Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nabire Isaias Douw,S.Sos.,MAP dan Amirullah Hasyim, S.IP.,MM, Rabu (18/10) bertempat di Kampung Sima pukul 13.00 WIT, Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP secara resmi membuka Kegiatan Pelatihan Keterampilan Kerajinan Meubelair Rotan di Kampung Sima Distrik Yaur yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire. Dimana, sebagai tanda dibukanya pelatihan tersebut, Bupati melakukan pemukulan tambur yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Yermias Bindosano, SH.  Turut hadir pula, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kabupaten Nabire Yufinia Mote Douw, S.SiT., Kepala Distrk Yaur Wilson Bonay, S.Sos.,MAP., Plt. Kepala Kampung Sima Pieter Robinson Dimara, serta sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di Kampung Sima. Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan salah satu Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, yakni meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa asia lainnya, adalah merupakan program yang sejalan dengan apa yang menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire. Lanjutnya, terkait masalah ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Nabire, tentunya tidak terlepas dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nabire yaitu, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berilmu disegala bidang dalam rangka mempercepat infrastruktur pengembangan potensi dan produk lokal yang berdaya saing tinggi, guna mendorong percepatan roda perekonomian di daerah, serta peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Nabire yang di mulai dari kampung-kampung. Kata Bupati, pelatihan keterampilan kerajinan meubelair rotan di Kampung Sima Distrik Yaur yang diselenggarakan Disnakertrans Kabupaten Nabire adalah merupakan bentuk pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Nabire, serta amanat Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua. “Jadi pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari program Pemerintah Pusat yang disebut dengan Nawacita Presiden, kemudian Provinsi Papua dan Daerah Kabupaten Nabire. Jadi program pusat kita harus terjemahkan hingga ke daerah, terutama bagi anak-anak Papua, apalagi peningkatan SDM bagi anak-anak Papua menjadi program prioritas,” ungkapnya. “Bahan-bahan yang dipakai ini (rotan) ini kan kita tidak beli atau didatangkan dari luar, kita di Nabire ada rotan. Cuma ya, kita masih punya keterbatasan terkait dengan kemampuan atau ketersediaan SDM, saya tekankan kepada pemuda-pemuda untuk mau maju dan berkembang. Pemerintah mengeluarkan biaya untuk membina anak-anak daerah, ini kesempatan kalian untuk bisa memiliki ketrampilan khusus di bidang meubelair,” tambahnya. Menurutnya, pelatihan ketrampilan kerajinan meubelair rotan di Kampung Sima Distrik Yaur yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nabire adalah modal untuk masa depan pemuda-pemuda, khususnya pemuda-pemuda yang ada di Kampung Sima. Dan pemerintah pada dasarnya siap mendukung penuh apapun program yang dicanangkan oleh dinas terkait, demi untuk memajukan perekonomian daerah dan masyarakat. (cad)