SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom, SH, MH, sempat menyampaikan jika dirinya juga tengah memikirkan untuk membangun barak otonom. Menurut dia, barak otonom ini dipandang lebih baik jika dibandingkan masing-masing dinas membangun sendiri-sendiri. Selain itu, ide itu muncul juga dengan melihat evaluasi pembangunan yang dilakukan 5 tahun lalu.

Hal ini seperti terungkap saat Bupati Aner Maisini memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Intan Jaya, di Sugapa, Selasa (10/3/26) lalu.

Pada kesempatan itu Bupati Aner menyampaikan ASN yang ada didominasi oleh pejabat eselon 3 dan 4, sementara jumlah staf yang hadir masih kurang. Dirinya meminta pimpinan di masing-masing instansi untuk mengecek dan memastikan kehadiran semua staf. 

“Kita semua harus hadir dan ramaikan Kabupaten Intan Jaya. Kalau kita sudah tempati di tempat ini kontribusi kita sangat besar kepada pembangunan maupun masyarakat. Misalnya saja, satu orang keluarkan uang 50.000 sampai 100.000 kalikan dengan mungkin 500 sampai 1.000 ASN berapa perputaran ekonomi yang terjadi di Intan Jaya,” ujar Bupati Aner Maisini.

Selain itu, kata Bupati Aner, ada langkah-langkah lain yang dilakukan untuk menunjang kebutuhan ASN. 

“Saya rasa listrik sudah jalan. Mungkin dalam waktu dekat ini mesin akan naik dan listrik akan menyala 24 jam. Untuk air bersih saya rasa sudah,” kata dia. 

Bupati Aner juga mengharapkan agar para kepala dinas proaktif. Kebijakan efisien anggaran ini, negara sengaja uang itu ditahan masing-masing kementerian. Untuk itu, kata dia, kita harus lobi di Jakarta. (ros/Humas Intan Jaya)