NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP menghimbau kepada para pedagang dan pengelola café  yang berada di pinggir atau yang bersebelahan langsung dengan Bandara agar menjaga keamanan dan kenyamanan. Karena, ketika faktor keamanan lingkungan juga sangat berpengaruh pada kenyamanan Bandara itu sendiri, dimana Bandara Nabire juga mempunyai tingkat keamanan yang benar-benar harus ‘Safety’ dan harus bebas dari segala jenis benda-benda cair atau bahan-bahan yang mudah terbakar. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Nabire melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Nabire Yermias Degei, S.Pd pada saat diwawancarai, Rabu (7/3), di ruang kerjanya. “Café-café yang berada disitu (Pantai Nabire) itukan berada di dekat areal Bandara yang hanya dipisahkan oleh tembok saja, apalagi itu dekat sekali dengan parkiran pesawat. Sehingga, kalau itu tidak diperhatikan baik, apalagi dengan bahan-bahan atau benda-benda cair yang bisa menimbulkan api, itu sangat berbahaya, ini perlu diperhatikan dan menjadi perhatian bersama, sehingga sama-sama menjaga kenyamanan di areal tersebut,” ujarnya. Dikatakan, Pantai Nabire merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang perlu diawasi dan dikelola serta dijaga dengan baik oleh semua pengguna maupun warga masyarakat Nabire yang merupakan pengunjung Pantai Nabire. Sehingga, baik tingkat kebersihan dan juga kenyamanan Pantai Nabire benar-benar bisa dinikmati oleh semua orang dengan nyaman. “Bisa dibayangkan bagaimana orang mau menikmati suasana Pantai Nabire kalau Pantai Nabire itu sendiri kotor atau tidak bersih. Pantai Nabire salah satu tempat kita untuk menghabiskan waktu dan menikmati pemandangan dan juga tempat untuk menghilangkan rasa suntuk kita di sore hari setelah seharian bekerja. Jadi, mari kita jaga, jangan kotori pantai, buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan, intinya fungsi utamanya adalah Pantai Nabire adalah Ruang Terbuka Hijau,” paparnya.(cad)