NABIRE - Bupati Nabire Isaias Douw,S.Sos.,MAP mengharapkan kepada Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten terkait Guru Kontrak (Gurtak) dikoordinasikan baik dan disesuaikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Nabire. Hal ini mengingat sebelum diberikan penepatan pengabdian tugas mereka perlu koordinasi, konsultasi dan kerja sama, utama dinas maupun pemerintah daerah. Diungkap Bupati Isaias Douw di sela-sela serah terima guru kontrak tersebut Selasa (6/9) bertempat di ruang rapat aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, sebelum memberikan atau membagikan tempat tugas mereka, perlu pula adanya koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, agar penempatannya tidak tumpang tindi alias tidak tepat sasaran, seperti ke daerah-daerah pinggiran kota, pesisir, daratan kepulauan, pegunungan dan kampung-kampung yang sangat terpencil. Tambahnya bupati, dirinya juga berpesan untuk tidak mengambil kebijakan sendiri atau semaunya sendiri, tapi harus dilakukan kerja sama yang baik agar visi misi Bupati dan Wakil Bupati kedepan terwujud dengan baik.“Tenaga mengajar atau guru kontrak yang sedang datang ini kita butuh mereka mengajar ke tempat-tempat yang terpencil, bukan di kota tapi kita butuh mereka harus mengajar diluar pinggiran kota karena disanalah sangat butu tenaga pengajar guru-guru,” tandasnya.Tak lupa pada kesempatan itu, Bupati Douw, berpesan kepada tenaga guru kontrak bahwa disini jangan takut dan kwatir karena Nabire adalah kota Indonesia kecil yang tinggal dari berbagai suku, ras, budaya dan agama serta Nabire ini situasi dan kondisi aman, nyaman dan damai.“Dimana kalian ditempatkan itu tetap saya yakin dan percaya bahwa  masyarakat mereka pasti akan jaga, lindungi dengan baik. Sebab, tujuan ini adalah harapan, tuntutan dan kerinduan dari masyarakat  pesisir, daratan kepulauan, pegunungan dan kampung-kampung terpencil,” imbuhnya.(modes)