Bupati Dumapa Menghendaki Perombakan Pimpinan OPD
DOGIYAI – Menggunakan dana besar DPA, RKPD Dogiyai di masa kepemimpinan almarhum Drs. Thomas Tigi dan Herman Auwe bukan berdasarkan RP
Bagikan
DOGIYAI – Menggunakan dana besar DPA, RKPD Dogiyai di masa kepemimpinan almarhum Drs. Thomas Tigi dan Herman Auwe bukan berdasarkan RPJMD. Pimpinan OPD pernah mengunakan dana besar dengan keinginan mereka itu, tidak berdasarkan rasio RKPMD dan tidak berdasarkan rasio visi misi Bupati Dogiyai ketiga itu. Selain itu, belum ada perubahan yang berarti bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat Dogiyai. Tujuan pemerintahan yang tidak jelas sehingga menimbulkan kinerja Pemerintahan Kabupaten Dogiyai tak jelas pula. Kabupaten yang belum ada RPJMD itu, maka Bupati terpilih saat ini segera melakukan perombakan Pemerintahan Dogiyai dengan menerapkan 12 program stategisnya. Targetnya 12 program srtategis itu harus dilakukan dan ditidaklanjuti oleh kurang lebih 39 OPD dan SKPD yang ada di Kabupaten Dogiyai. Internal pemerintah melakukan beberapa program stategis pembenahan pemerintahan Dogiyai masa kepemimpinan Dumapa dan Makai ini mulai dari aktif melakukan apel gabungan setiap hari Senin di halaman Kantor Bupati Dogiyai, apel setiap OPD dan badan, dinas setiap siang dan sore sebelum pulang kantor. Bupati Dogiyai mendorong dan memonitor kegiatan pimpinan OPD dan SKPD terkait 12 program stategis yang pernah ditetapkan sejauhmana pelaksanaannya selalu melakukan evaluasi dan diingatkan melalu pertemuan tersebut. Penataan pasar Moanemani, program penertiban Pasar Sentral Moanemani termasuk pembenahan yang diberi tugas kepada OPD tertentu dan petugas Satpol PP Setda Dogiyai. Dinas perhubungan tentang penertiban mobil yang pernah diserahkan, sejauhmana penggunaan dan pemanfaatan untuk pelayanan kepada masyarakat. Restribusi dan pajak kendaraan di Moanemani oleh pengelola dinas yang bersangkutan, program mana yang dikerjakan dilakukan tentu semuannya itu membantu masyarakat Dogiyai sehingga penerapan pemerintahan Bupati Dogiyai juga melantik Kepala Distrik (Kadistrik) dengan tugas pelaksana tugas selama enam bulan. Bupati melantik Kadistrik dengan masa kerja enam bulan dengan jabatan percobaan. Bupati juga selalu mengecek kehadiran pejabat Dogiyai pada saat apal gabungan dengan maksud pejabat betah berada di Dogiyai. Pelayanan Pemerintahan Kabupaten Dogiyai pada kepemimpinan Dumapa dan Makai selama hampir dua tahun, Bupati kembali mengevaluasi dengan pimpinan OPD dan SKPD Dogiyai beberpa waktu lalu di ruang rapat Bupati Dogiyai, relokasi ibukota kabupaten Dogiyai di Pona sudah sejauhmana Bina Marga dan PU Dogiyai merelokasi Pasar Moanemani dan perkembangan dan kesiapannya. Selain itu juga persiapan perayaan 17 Agustus tahun ini, lomba mars himne dan mars Dogiyai keberadaaan panitia dan sejaumana persiapaanya.Vestipal noken dan kopi .Kegiatan olah raga di Dogiyai dan persiapan kopi di Dogiyai, Bupati Dumupa minta kepada pimpinan OPD dan SKPD untuk tetap bekerja dan melakukan pengkaderan terhadap bawahan. Kordinasi konsultasi harus dilakukan sehingga tugas pokok SKPD mesti jelas dan tugas dibagi habis. Bupati dalam rapat itu secara terbuka menyampaikan sistim yang sekarang diterapkan soal pengelolaan keuangan daerah tidak menggunakan uang secara sembarangan tidak seperti dulu. Kata Bupati, berencana kedepan untuk melakukan perombakan pemerintahan Dogiyai, termasuk rencana pengiriman penanggungjawab gereja dan pendeta pastor ke Israel sedang dalam persiapaan, termasuk ASN tugas belajar dari Kabupaten Dogiyai.(don)
Bagikan artikel ini



