NABIRE - Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nabire, Yufinia Mote Douw, S. SiT membuka secara resmi kegiatan pertemuan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) orang dengan HIV (+) dalam rangka memaknai hari kasih sayang ‘Valentine Day, Sabtu (24/2) bertempat di aula Puskesmas Bumiwonorejo Nabire. Yufinia Mote Douw dalam sambutannya mengatakan, perlu diketahui perkembangan penularan virus HIV di lingkungan masyarakat, menjadi suatu permasalahan tersendiri bagi kita semua, sehingga berbagai upaya pencegahan terhadap penyebarannya terus diupayakan, baik oleh pemerintah maupun non pemerintah dan khususnya di Provinsi Papua termasuk Kabupaten Nabire, upaya-upaya tersebut tentunya telah dilakukan. Tetapi dari waktu ke waktu penyebarannya cenderung terus mengalami peningkatan.Dikatakan, dalam beberapa tahun terakhir ini fenomena penyebarannya menjadi lebih luas, yang diakibatkan oleh banyaknya penderita yang tidak mau memeriksakan dirinya, perilaku hubungan seksual yang bebas dan penyalahgunaan obat-obat terlarang terus dilakukan, sehingga hal ini turut  memberikan andil dalam penyebaran virus ini.Pencegahan dan pengendalian membutuhkan keterlibatan dan dukungan semua pihak, yang secara proaktif dan berkesinambungan menanggulangi keadaan ini, memberikan penguatan dan peneguhan serta menjadi  inspirasi kita agar tidak lelah menciptakan perubahan dan berbuat kebaikan. Peran serta sesama, anggota keluarga dan komunitas, pengambil kebijakan maupun tokoh masyarakat perlu diupayakan dan menempatkan permasalahan ini sebagai tanggung jawab bersama.Hari ini menjadi sebuah momentum penting, yang mana kegiatan ini digelar untuk memaknai hari kasih sayang dengan mengetengahkan tema ‘Tegar’ dan sub tema ‘Menabur Kebaikan, Menuai Cinta Kasih, Mencegah PTM (Penyakt Tidak Menular) dan Aids, Tb, dan Malaria(ATM)’Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis, sebab bertujuan untuk meningkatkan kepedulian pada kesehatan terutama pencegahan penyakit tidak menular dan dapat menjadi sumber informasi awal dalam upaya pencegahan.Selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV, terhindar dari penyakit tidak menular, sehingga lebih sehat dan berkualitas untuk menjadi penjangkau, pendamping dalam perawatan bagi PTM dan ATM serta menyelamatkan jiwa-jiwa orang-orang di Papua.“Melalui kegiatan ini, saya harapkan kepada kita semua untuk berperan aktif dalam mendukung suksesnya kegiatan ini, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup khususnya orang dengan HIV (+), agar diperlakukan tanpa stigma dan diskriminasi, sehingga lebih membuka diri untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan,” urainya.Mengingat pentingnya kegiatan ini, ia berharapkan para peserta sekalian terutama mereka yang telah tergabung dalam kelompok dukungan sebaya agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sebagai langkah pencerahan dan mengoptimalkan akses layanan seumur hidup bagi orang dengan HIV positif.“Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Sebab sangat sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Nabire, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, berilmu, berdaya saing dan berbudaya,” ujarnya.(modes)