NABIRE - Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire beserta seluruh panitia atas inisiatif penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. 

Acara yang digelar di halaman Masjid Jabal Nur SP 1 Bumi Raya, Nabire Barat, pada Selasa (03/06/2025) ini, disebut sebagai langkah nyata yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Mesak Magai mengungkapkan rasa terima kasihnya atas ide dan gagasan yang telah diwujudkan menjadi tindakan konkret. "Saya mengapresiasi kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nabire beserta semua panitia atas ide dan gagasan yang mengambil satu tindakan nyata bagi kita semua, sehingga pada hari ini kita sama-sama menghadiri GPM menjelang Hari Raya Idul Adha," ujarnya.

Bupati Mesak Magai juga memaparkan visi kepemimpinannya untuk lima tahun ke depan. Ia menyatakan bahwa dari lima program yang ada, terdapat tiga program prioritas yang akan menjadi fokus utama pemerintahannya. 

Ketiga program tersebut adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Khusus mengenai pemberdayaan ekonomi, Bupati Nabire menyoroti pentingnya kemandirian daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan. "Dalam momen seperti begini, kita tidak bisa bergantung pada distributor yang menyuplai barang dari luar Papua," tegasnya. 

Ia menekankan perlunya upaya untuk menciptakan dan meningkatkan produksi lokal guna menopang perekonomian masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Mesak Magai menyoroti status Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Hal ini menjadikan peningkatan produksi lokal semakin krusial. 

Menurutnya, dengan estimasi perputaran uang di Kabupaten Nabire yang mencapai sekitar 12 triliun rupiah, potensi ekonomi daerah sangat besar dan perlu dimaksimalkan melalui produksi dalam negeri.

Gerakan pangan ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat menjelang hari raya, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi lokal.

Kehadiran Bupati Nabire dalam acara tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan bagi warganya. Ini juga menjadi bukti dukungan nyata terhadap program-program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam menghadapi momen-momen penting seperti hari raya keagamaan.

Acara GPM ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan, guna memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Nabire. Pemerintah daerah akan terus berupaya mencari terobosan dan inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di wilayahnya.(sam)