SUGAPA - Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Sugapa, pada Minggu (27/7/25) kemarin, resmi dimulai ibadah pembukaan yang dipusatkan di GKII Jemaat Antiokia Tigamajigi. Ibadah ini dihadiri 14 jemaat dalam lingkup Klasis Sugapa, menandai dimulainya rangkaian pelayanan rohani yang akan berlangsung selama satu bulan penuh.

Dalam sambutannya, Bupati Intan Jaya Aner Maisini, S.H.,M.H., menekankan empat poin utama dalam ibadah bulan misi, yaitu pertama nilai spiritual yang bersejarah. Bulan Misi bukan sekadar kegiatan rutin, tapi hari raya rohani yang membawa misi mulia menyebarkan Injil hingga ke ujung bumi. Di wilayah pegunungan Papua yang baru mengalami penginjilan selama kurang lebih 60 tahun (atau 34 generasi), generasi saat ini termasuk dirinya sebagai bupati adalah buah dari pelayanan para misionaris. 

Oleh karena itu, menurutnya, sudah sepatutnya kita membayar kembali pengorbanan mereka dengan ikut ambil bagian dalam penginjilan sesuai panggilan masing-masing.

Kedua, dukungan pendidikan di daerah terbatas. Pemerintah daerah akan menyediakan buku pelajaran bagi anak-anak di wilayah dengan keterbatasan akses, mulai dari tahap awal (Amaboga) hingga mereka mampu membaca dan menulis secara mandiri.

Selanjutnya, ketiga fasilitas transportasi pelayanan. Pemda akan menyiapkan helikopter untuk menunjang pelayanan penginjilan ke daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau.

Lanjut bupati, keempat pemberdayaan pemuda melalui musik. Pemerintah daerah juga berkomitmen menyediakan alat musik secara penuh guna mendukung pelayanan pemuda dan pemudi dalam kegiatan rohani, agar potensi mereka tumbuh dan berguna bagi pelayanan.

Aner juga berharap agar ibadah pembukaan ini menjadi tonggak awal yang penuh harapan dalam memperluas pelayanan Injil di Klasis Sugapa dan wilayah Papua Tengah. Dengan kolaborasi antara gereja dan pemerintah serta semangat jemaat yang antusias, bulan misi diharapkan menjadi alat pemersatu dan pemacu gerakan rohani yang berdampak luas bagi tanah Intan Jaya tercinta.

Sementara itu, Wakil Ketua Klasis Sugapa, Pdt. Obet Selegani, mewakili ketua klasis memyampaikan acara pembukaan ini dengan semangat pelayanan dan ajakan kepada jemaat untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh agenda bulan misi dan agenda Bulan Misi Klasis Sugapa akan diisi dengan, pelatihan bagi pengasuh Sekolah Minggu, seminar rohani kepada para hamba Tuhan serta jemaat dan penutupan dengan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang akan berlangsung di Lapangan Yokatapa.

Sama hal juga dikatakan Pendeta Musari Sinaga, S.Th, yang bertugas sebagai pengkhotbah dalam ibadah pembukaan. Dengan tema yang diangkat adalah Tolonglah Segera, dari Kisah Para Rasul 16:910, yang menekankan urgensi panggilan misi dan kesediaan untuk menjawabnya dengan penuh komitmen dan kasih.(rob)