NABIRE – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Provinsi Papua Tengah berhasil mengevakuasi sebuah pohon lapuk. Pada Selasa, 9 Desember 2025, pukul 17.20 WIT.

Satu regu Damkar dikerahkan ke Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire tepatnya di belakang Toko Buku Youtcenter/Kodim, untuk mengevakuasi pohon lapuk yang berpotensi tumbang.

Pohon tua tersebut, yang dilaporkan oleh pemilik rumah, Maria Mote (30), dikhawatirkan ambruk karena kondisinya sudah kering dan lapuk setelah dipangkas lebih dari satu tahun lalu. Ancaman tersembunyi ini dapat menimbulkan kerugian besar jika tidak segera ditangani, terutama mengingat lokasi yang berdekatan dengan area padat.

Laporan dari Maria Mote diterima pada pukul 13.10 WIT, namun eksekusi penebangan yang membutuhkan persiapan ekstra mulai dilaksanakan pada sore hari, pukul 17.15 WIT. Tim Damkar Regu III Piket Siaga, dipimpin oleh Bachtiar S.Sos (Danru) dan M. Sidik R. Somar (Wadanru), tiba di lokasi tepat pukul 17.20 WIT.

"Meskipun bukan insiden kebakaran, penebangan pohon lapuk ini sangat krusial. Kami harus bekerja cepat dan presisi sebelum malam tiba, untuk menghilangkan risiko pohon tumbang yang dapat menimpa rumah warga," jelas Bachtiar

Dengan mengerahkan mobil Damkar kapasitas 5.000 liter (untuk peralatan dan keamanan), tim yang didukung personel lengkap, termasuk dari Polisi Pamong Praja, menyelesaikan seluruh proses evakuasi dengan aman tanpa menimbulkan kerugian material (NIHIL) pada pukul 18.15 WIT.

Misi penebangan pohon lapuk ini menekankan pentingnya peran Damkar bukan hanya sebagai pemadam api, tetapi juga sebagai unit penyelamat yang bertugas menanggapi berbagai ancaman darurat seperti potensi bencana alam.

Kejadian ini juga menunjukkan sinergi antara laporan cepat masyarakat dan kesiapan instansi pemerintah dalam menjaga keamanan publik.(pal/joseph)