BRI Cabang Nabire Fokus Perkuat Enam Sektor Unggulan di 2026

NABIRE - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Nabire menetapkan arah kebijakan strategis untuk tahun fiskal 2026 dengan berfokus pada penguatan sektor-sektor ekonomi kunci. Langkah ini diambil guna memastikan penyaluran kredit dan pendampingan nasabah sejalan dengan potensi riil daerah.
Kepala Cabang BRI Nabire, Mohammad Arief Nur Pratama, menegaskan prioritas utama bank saat ini adalah mendukung lima sektor unggulan yang menjadi penopang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi. Kelima sektor tersebut meliputi sektor pertambangan, kehutanan, perkebunan kopi, kelautan dan perikanan serta sektor pariwisata.
"Untuk tahun 2026 ini, fokus kami adalah pengembangan kelima sektor tersebut sesuai dengan PDRB provinsi. Kami ingin memastikan peran perbankan hadir secara maksimal pada lini bisnis yang memang menjadi kekuatan ekonomi lokal," ujar Mohammad Arief saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (28/01/2026).
Selain lima sektor utama tersebut, BRI Nabire juga memberikan perhatian khusus pada sektor perdagangan umum. Meski sektor ini berada di luar kategori lima besar PDRB secara teknis, volume transaksi dan jumlah pelaku usaha di bidang perdagangan di Nabire tercatat sangat tinggi dan terus berkembang pesat.
Integrasi antara sektor ekstraktif seperti tambang dan perkebunan dengan sektor jasa, seperti pariwisata dan perdagangan diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh.
Mohammad Arief menambahkan, sektor konstruksi juga tetap menjadi bagian dari pemetaan strategis perusahaan guna mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah kerja mereka.
Dengan fokus pada enam pilar ekonomi ini tambang, kehutanan, perkebunan kopi, kelautan, pariwisata dan perdagangan BRI Cabang Nabire optimis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif. Pendekatan berbasis data PDRB ini diharapkan mampu meminimalisir risiko sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi di tingkat daerah.(sam)
Bagikan artikel ini


