NABIRE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kini memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui posisi Account Representative Perwakilan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan perluasan kepesertaan dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial yang lebih merata kepada seluruh pekerja. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nabire Oyehe, Muslika, dalam keterangannya kepada Papuapos Nabire, Selasa (14/04/2026), menjelaskan posisi ini memiliki peran strategis dalam menjaga hubungan dengan peserta dan memastikan ketertiban administrasi.

Tugas dan tanggung jawab utama bagi seorang Account Representative Perwakilan mencakup pengumpulan, pengoordinasian hingga analisis data peserta secara komprehensif. 

Selain mengelola data, petugas nantinya diwajibkan menyusun data potensi calon peserta serta melaksanakan monitoring kegiatan kepesertaan secara berkala. 

Peran ini sangat krusial dalam memetakan sektor-sektor mana saja yang belum tersentuh oleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga visi jaminan sosial nasional dapat tercapai dengan maksimal di tingkat daerah.

Lebih lanjut, Muslika menjelaskan aspek pembinaan menjadi salah satu pilar kerja posisi ini, di mana petugas harus aktif menjalin kemitraan dengan agen dan pihak terkait untuk perluasan serta kepatuhan kepesertaan. 

Selain memberikan pelayanan administrasi yang prima kepada calon peserta maupun peserta binaan, mereka juga bertanggung jawab mengelola hubungan baik guna menjaga kepuasan pelanggan. Pengelolaan dokumen dan pengarsipan yang tertib menjadi standar utama dalam mendukung transparansi dan akurasi data kepesertaan di setiap unit kerja.

Dalam rangka memastikan kepatuhan, Account Representative Perwakilan juga bertugas untuk menganalisis dan mengevaluasi tindak lanjut terhadap pemberi kerja atau peserta yang belum terdaftar maupun yang tidak patuh dalam pembayaran iuran. 

Proses ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama kepala unit kerja untuk menentukan langkah-langkah persuasif maupun administratif yang diperlukan. Tak jarang, pekerjaan ini menuntut mobilitas tinggi karena melibatkan kegiatan kunjungan ke lapangan sesuai dengan area kerja yang telah ditentukan bagi masing-masing petugas.

Bagi masyarakat yang berminat, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya adalah lulusan strata satu (S1) dari semua jurusan dengan program studi terakreditasi minimal B atau baik sekali. 

Calon pelamar diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 dari skala 4.00. Dari sisi usia, pelamar dipersyaratkan belum mencapai usia 27 tahun pada 31 Desember 2026 serta berstatus belum menikah, serta bersedia untuk tidak menikah selama satu tahun pertama masa ikatan kerja.

Persyaratan lainnya menekankan pada aspek profesionalisme dan integritas, di mana calon peserta harus memiliki penampilan yang rapi serta kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik. 

Meskipun terbuka bagi lulusan baru (fresh graduate), mereka yang memiliki pengalaman di bidang penjualan atau pemasaran akan mendapatkan nilai tambah dalam proses seleksi. 

BPJS Ketenagakerjaan juga menerapkan aturan ketat terkait hubungan keluarga, di mana pelamar tidak diperkenankan memiliki hubungan keluarga langsung dengan karyawan aktif di lingkungan instansi tersebut.

Terakhir, BPJS Ketenagakerjaan memastikan inklusivitas dalam rekrutmen ini dengan membuka kesempatan bagi difabel fisik yang memiliki keterbatasan fungsi gerak selama tidak mengganggu keterampilan dalam mengoperasikan komputer. 

Seluruh kandidat diharapkan sehat secara jasmani dan rohani guna menunjang produktivitas kerja yang maksimal. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, setiap petugas nantinya diwajibkan menyusun laporan hasil kerja secara rutin untuk memantau sejauh mana target perluasan perlindungan jaminan sosial telah tercapai di wilayah tugasnya.(sam)