BPJS Gandeng Mahasiswa Kampus Akper Nabire
NABIRE - Meningkatkan pelayanan kesehatan terutama bagi kalangan mahasiswa, kini Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) gandeng mahasiswa
Bagikan
NABIRE - Meningkatkan pelayanan kesehatan terutama bagi kalangan mahasiswa, kini Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) gandeng mahasiswa Kampus Akper (Akademi Perawatan) Nabire dan menyepakati kerjasama melalui penantandagan kerjasama. Usai penandatanganan kerja sama kemarin Kamis (18/1), Abrahaman Marey, SKM,MKES mengatakan, mengenai kerja sama dengan BPJS dengan Prodi P3K Keperawatan Nabire dibawah naungan Poltekes Kemenkes Jayapura. Dimana, tujuan kerja sama tersebut menyangkut pembiayaan kesehatan bagi mahasiswa, karena kita tahu bersama bahwa penyakit maupun kecelakaan itu sering kita tidak duga terjadi secara tiba-tiba. Kalau kita tidak siap pasti kita mengalami kesulitan untuk mengantisipasi hal-hal itu. “Sebanyak 155 mahasiswa, sebelum kesepakatan dengan BPJS, kami sudah membicarakan ke mahasiswa dan kedua orang tuanya untuk mengikuti ke anggota BPJS, dan kami sarankan BPJS hadir di Nabire memberikan solusi yang terbaik untuk kita semua,” jelasnya. Jika mempunyai kartu anggota BPJS apabila terjadi sesuatu hal di luar dari pada dugaan kita ternyata mahasiswa itu sudah siap karena sudah punya kartu BPJS kesehatan. Mereka sudah pasti menyiapkan kartu anggota BPJS untuk mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan, lebih dari pada itu sebagian mahasiswa mengikuti kegiatan praktek-praktek yang pertama dan kedua dilaksanakn di Nabire, di Rumah Sakit, Puskesmas maupun di masyarakat. Rencana nantinya mahasiswa akan praktek keperawatan yang ketiga itu mahasiswa itu dibawa luar Papua, yakni ke Jakarta. Oleh sebab itu, sering kami mengalami kesulitan pada tahap-tahap pertama mahasiswa itu pergi dan tidak siap biaya ditanggung oleh siapa. Misalnya kejadian seperti itu dibebankan di pendidikan jadi kami berusaha bagaimana untuk mencari dana. Karena dari pengalaman itu kami berusaha untuk mendaftarkan mereka mengikuti dalam anggota BPJS sehingga pada waktu dia sakit waktu di Jakarta maka dia akan dapat pelayanan disana dan dimana pun mahasiswa berada, bisa dapat pelayanan seperti itu. BPJS kini memberikan solusinya bagi mahasiswa, saat mereka berangkat ke Jakarta orang tua sangat lega, karena tahu bahwa dia sudah ada BPJS, kalau sakit pasti dibiayai oleh BPJS. Pada waktu pertama pasti ada orang tuanya banyak yang menerima, dan sebagian tidak terima, dan akhirnya kami jelaskan dengan baik-baik. Maka mereka akhirnya semua setuju dan siap untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka. “Harapan saya adalah karena menyangkut kepercayaan dari mahasiswa kepada BPJS maka dari pihak pendidikan harus ada pelayanan yang maksimal. Jangan sampai mendapatkan pelayanan yang tidak maksimal, pasti mereka langsung kecewa. Jadi harus maksimal dalam memberikan pelayanan bagi Mahasiswa Akper,” pungkasnya.(ris)
Bagikan artikel ini



