NABIRE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire tidak tinggal diam dengan kekurangan mobil pemadam kebakaran. Salah satunya, memohon bantuan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Kepala BPBD Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.Sos, M.kes di ruang kerjanya, Rabu (18/9) mengatakan telah memberikan telaan kebutuhan dan kekurangan fasilitas BPBD kepada atasan di daerah ini. Cepat tidaknya tanggapan atas telaan kebutuhan staf sangat tergantung dari kemampuan keuangan daerah. Oleh sebab itu, Victor Fun mengakui beberapa tahun terakhir ini BPBD Nabire terkendala dengan kekurangan fasilitas berupa mobil Damkar. Namun demikian, untuk menjawab kekurangan fasilitas penunjang tersebut, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.Kepala BPBD ini menambahkan, telaan staf berupa kekurangan mobil Damkar yang diakali dengan tangki air untuk mendukung penanganan kebakaran di kota Nabire sudah disampaikan kepada atasan, Bupati Nabire.Selain melaporkan telaan staf, BPBD Nabire juga telah memohon bantuan berupa mobil pemadam kebakaran kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Permohonannya, menurut Kepala BPBD Nabire, sudah diajukan setahun lalu. Sementara ini sedang menanti jawaban atas permohonan dari BNPB, Jakarta.“Namanya juga permohonan jadi kami tunggu saja. Permohonan sudah diajukan tahun lalu. Berapa yang dijawab, kami terima di daerah, karena namanya saja bantuan,” tutur Fun.Fasilitas penanganan kebakaran yang dimiliki BPBD Kabupaten Nabire, selama beberapa tahun terakhir hanya menyisahkan sebuah tangki air. Karena namanya saja tangki sehingga tidak mampu diandalkan sebagai pemadam kebakaran. Tangki air tersebut hanya berfungsi sebagai penyuplai air ke mobil Damkar. Sebab, kata Fun, selangnya untuk suplai air bukan untuk memadam api karena tidak mampu. Kendati demikian, Kepala BPBD optimis pemerintah daerah akan menjawab kebutuhan berupa mobil Damkar sesuai kemampuan keuangan daerah.(ans)