DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) dalam rangka konsultasi penyusunan Restra/Renja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Dogiyai mengundang pimpinan OPD, para Kabag, Kasubag umum dan sekretaris, Senin  (14/9). Pertemuan yang dipimpin langsung Kepala BP4D Kabupaten Dogiyai Drs. Petrus Agapa, S.Sos.,M.Si, juga untuk mengecek progress awal pada bulan Oktober 2019 ini. Kepala BP4D, dulunya disebut Bappeda Dogiyai dalam keterangan pengantarnya menyampaikan, progres Restra dan Renja sebelumnya harus dirasionalisasi dengan Bappeda Propinsi, selanjutnya pimpinan OPD sebelum menyusun APBD dan rencana kegiatan (RK) tahun 2020, masing-masing OPD sebagai indikator keberhasilan harus sesuai dengan program, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai. Program yang direncanakan OPD tidak boleh keluar dari visi dan misi tersebut, tentunya, didalam panduannya dan referensi program OPD sebelum diserahkan ke Bappeda provinsi, OPD bersama Bappeda kabupaten harus merasionalkannya. Lanjut Kepala BP4D Petrus Agapa, sumber dana penerima dari dana Otsus dan DAU tidak boleh terganggu, karena laporan pertanggungjawaban kita penekanan kepala Bappeda Dogiyai, termasuk pertanggunjawab dana tahun 2016, 2017 dan 2018 termasuk 2019. Selanjutnya untuk memudahkannya, pada kesempatan itu guna mengukur kinerja OPD disampaikan kepada Bappeda pada bidang terkait. Tupoksi Kasubang umum dan program masing–masing OPD disampaikan untuk finalisasi,” ujar Petrus Agapa pada saat pertemuan di aula Bappeda Dogiyai tersebut.(don)