BNPB Sosialisasi Penanggulangan Bencana, Serahkan BPKB Motor Dukungan Logistik di Nabire

NABIRE - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan sosialisasi klaster logistik penanggulangan bencana di Nabire, Papua, Jumat (15/8/2025). Acara ini juga diwarnai dengan penyerahan dua Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) motor sebagai bentuk dukungan operasional bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Direktur BNPB Pusat, Yus Rizal, dalam sambutannya di Aula RRI Nabire, menjelaskan pentingnya dukungan logistik dalam setiap upaya penanggulangan bencana.
Menurutnya, logistik menjadi salah satu pilar utama yang mendukung kelancaran operasi di lapangan, mulai dari tahap pencegahan hingga rehabilitasi pasca-bencana.
"Tugas BNPB salah satunya adalah memberikan pedoman dan pengarahan terhadap segala upaya penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, penanganan darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi yang adil dan setara," ujar Yus Rizal.
Ia menambahkan, pada masa darurat bencana, ada tiga upaya utama yang diatur dalam Undang-Undang Penanggulangan Bencana Pasal 48, yaitu penyelamatan dan evakuasi korban, penanganan tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Ketiga upaya ini mustahil berjalan tanpa dukungan peralatan dan logistik yang memadai.
"Hampir tidak mungkin kita hanya mengandalkan tenaga manusia. Apa yang bisa kita perbuat jika kita menemukan korban luka parah di jalan, tetapi tidak ada ambulans atau tandu untuk menolongnya. Logistik adalah nyawa dari operasi penyelamatan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Nabire, Imanuel Monie, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas program yang digagas oleh BNPB Pusat. Ia menekankan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan kesiapan dan koordinasi yang kuat, mengingat bencana bisa datang kapan saja tanpa terduga.
"Program yang dibuat oleh BNPB pusat ini sangat penting agar kami bisa lebih sigap dalam menangani penanggulangan bencana," kata Imanuel.
Pada kesempatan yang sama, Imanuel juga menyampaikan masukan kepada Direktur BNPB agar kondisi riil di Papua dapat diteruskan kepada Kepala BNPB dan pejabat terkait di Jakarta. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang dibuat dapat lebih relevan dengan tantangan dan kebutuhan yang ada di lapangan.
Acara sosialisasi ini diikuti oleh berbagai pihak terkait dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BNPB pusat dan BPBD di daerah dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Papua. Dengan dukungan logistik yang lebih baik, diharapkan respons terhadap bencana dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Penyerahan BPKB motor ini menjadi simbol komitmen BNPB dalam memperkuat kapasitas operasional BPBD, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis dan logistik. Dengan demikian, upaya penyelamatan dan penanganan darurat dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat.(sam)
Bagikan artikel ini



