BMP RI Masyarakat Adat dan Pemprov Papua Tengah Gelar Sarasehan

NABIRE - Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia, Masyarakat Adat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar kegiatan sarasehan, di Aula LPP RRI Nabire.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Merah Putih dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Merah Putih Papua Tengah.
Tema dalam sarasehan ini ialah, kerja sama pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam rangka membangun Papua Tengah yang maju.
Adapun partisipasi peserta diharapkan sebanyak 160 orang dari berbagai kalangan termasuk unsur pemerintah, masyarakat adat, akademisi, aparat keamanan dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
"Maksud tujuan serta sasaran ini yakni membangun sinergi dan dialog konstruktif masyarakat adat dan Pemprov Papua Tengah, dalam mengawali dan menyukseskan program pemerintah pusat untuk mencapai kesejahteraan bersama," ujar Wakil Ketua Komisi 1 Barisan Merah Putih Papua Tengah, Melki Sedek Rumawi, dalam sambutannya pada Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan, adapun tujuan dari sarasehan ini ialah meningkatkan pemahaman bersama mengenai program pemerintah pusat di Papua Tengah, mengidentifikasi peran dan strategi masyarakat adat dalam mengawal dan mensukseskan program-program tersebut.

"Membangun dialog konstruktif masyarakat adat dan pemerintah, menampung aspirasi dari masyarakat adat terkait program pemerintah," katanya.
Ia berharap dari kegiatan ini akan berbentuk pemaparan materi dan dialog interaktif serta diakhiri dengan diskusi kelompok dan perumusan rekomendasi.
Melki berharap sarasehan ini tidak hanya menjadi wadah diskusi semata, namun juga menghasilkan poin-poin penting dan rekomendasi kebijakan spesifik yang dapat dijalankan bersama oleh pemerintah dan masyarakat adat.
"Pembangunan di Papua Tengah membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat dan masyarakat adat sebagai pemangku kepentingan utama dalam menjaga kearifan lokal," pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI), Ali Kabiay mengatakan DPP BMP RI hanya melakukan fungsi pengawasan dan monitoring kepada setiap DPD dan juga barisan merah putih ini terbagi menjadi 6 bagian di Daerah Otonomi Baru (DOB), DPP itu ada di tanah Papua.

"Untuk pelaksanaan kegiatan ini, kami selalu melaksanakan beberapa program yang sudah disusun dari DPP, kegiatan bakti sosial, pemberian Sembako kepada masyarakat kurang mampu," katanya.
Ia menambahkan, pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah gratis dan kegiatan lainnya juga dilaksanakan. BMP turut serta mengundang masyarakat adat karena masyarakat adat adalah mitra strategis pemerintah daerah.
Menurutnya, perlunya Pemprov Papua Tengah menghargai setiap kearifan lokal, menghargai setiap hak-hak masyarakat adat, sehingga nantinya sarasehan ini menjadi satu jembatan komunikasi yang baik, antara masyarakat adat di Papua Tengah, dengan pemerintah kabupaten.(edi)
Bagikan artikel ini



