NABIRE - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nabire resmi menyalurkan bantuan pendidikan melalui program ‘Nabire Cerdas’ Tahap I Tahun 2026. Acara penyerahan beasiswa yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center, Senin (13/04/2026) ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah, perwakilan Kementerian Agama, tokoh lintas organisasi Islam hingga perwakilan Densus 88 wilayah Nabire.

Dalam laporan kepanitiaannya, Manager Baznas Kabupaten Nabire, H. Husin Rumkel, menyampaikan program ini merupakan komitmen nyata Baznas dalam mendukung pendidikan bagi siswa-siswi mulai dari tingkat SD/MI hingga perguruan tinggi. Bantuan ini menyasar para pelajar berprestasi namun kurang mampu yang telah ditetapkan secara profesional melalui kesepakatan bersama antarpihak sekolah dan Baznas.

Tercatat sebanyak 80 pelajar menerima manfaat pada tahap pertama ini, yang terdiri dari 38 murid SD/MI, 23 siswa SMP/MTs, 17 siswa SMA/SMK/MA, serta 2 mahasiswa perguruan tinggi. Angka penerima tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2025, yang mencakup persebaran di lima distrik, yakni Distrik Nabire, Nabire Barat, Teluk Kimi, Makimi dan Distrik Wanggar.

Total dana yang dikucurkan untuk tahap ini mencapai Rp60.350.000, yang bersumber dari kolaborasi dana Baznas Provinsi Papua Tengah sebesar Rp24.500.000 dan Baznas Kabupaten Nabire sebesar Rp35.850.000. Dana tersebut dialokasikan untuk periode belajar Januari hingga Juni 2026 dengan rincian nominal yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing penerima.

Secara teknis, murid SD/MI menerima bantuan sebesar Rp600.000 per anak, siswa SMP/MTs sebesar Rp750.000, dan jenjang SMA sederajat mendapatkan Rp900.000. Sementara itu, untuk jenjang perguruan tinggi, masing-masing mahasiswa menerima bantuan tunai sebesar Rp2.500.000, guna menunjang kebutuhan akademik mereka selama satu semester berjalan.

Ketua Baznas Kabupaten Nabire, H. Soleman Letsoin, dalam sambutannya menekankan pendidikan adalah unsur mutlak dalam kehidupan manusia. Mengutip nilai-nilai Al-Qur'an tentang perintah ‘Iqra’ atau membaca, ia menegaskan bahwa Baznas memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak di Nabire tetap bisa mengenyam pendidikan meski memiliki keterbatasan ekonomi.

Soleman menjelaskan ‘Nabire Cerdas’ hanyalah satu dari lima program unggulan Baznas Kabupaten Nabire. Keempat program lainnya meliputi Nabire Makmur untuk pemberdayaan ekonomi, Nabire Sehat untuk layanan kesehatan, Nabire Taqwa untuk penguatan dakwah, serta Nabire Peduli untuk aksi kemanusiaan dan tanggap bencana di wilayah setempat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para Muzaki yang telah mempercayakan Zakat Mal mereka melalui Baznas. Ia menegaskan bahwa seluruh dana beasiswa yang diserahkan hari ini murni bersumber dari zakat masyarakat yang dikelola secara transparan untuk kemudian dikembalikan kepada Mustahik (penerima zakat) yang berhak.

Selain bantuan pendidikan, Baznas juga berencana untuk terus menyalurkan zakat produktif melalui program ‘Nabire Makmur’ guna mendorong usaha kecil masyarakat. Pada tahun 2026 ini, fokus lembaga juga akan diarahkan pada upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Nabire serta kelanjutan program inovatif ‘Desember Berbagi’ yang telah sukses dilaksanakan sebelumnya.

Menutup rangkaian acara, H. Soleman berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua wali murid dan memotivasi para siswa untuk terus belajar demi masa depan yang lebih baik. Penyerahan beasiswa ‘Nabire Cerdas’ ini rencananya akan berlanjut ke tahap II yang dijadwalkan pada periode Juli hingga Desember 2026 mendatang.(sam)