NABIRE – Bawaslu Kabupaten Nabire telah mengundang tiga orang bakal calon (Balon) Bupati Nabire, beberapa hari lalu. Undangan terhadap ketiga Balon Bupati yang notabene berstatus masih sebagai ASN itu, salah satunya membicarakan soal aturan pencalonan bagi mereka yang berasal dari ASN. “Iya kami Bawaslu Nabire sudah mengudang ada tiga Balon Bupati yang informasinya akan maju pada Pilkada 2020 mendatang. Kita sampaikan soal aturan-aturan dan hal-hal lain berkaitan dengan majunya seorang yang berstatus sebagai ASN pada kontestasi Pilkada,” ujar Ketua Bawaslu Nabire, Markus Madai saat dimintai komentarnya oleh media ini, Kamis (20/2) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, Bawaslu Nabire selaku penyelenggara pengawasan Pilkada, menjalankan tugas dan fungsi sebagai lembaga yang independen. Hal ini dibuktikan dengan memanggil tiga orang ASN yang akan maju sebagai Balon bupati dan Wakil Bupati Nabire. Kata Ketua Bawaslu Nabire, pemanggilan tiga Balon Bupati tersebut untuk memberikan klarifikasi karena ada indikasi ketiga Bakal Calon tersebut sudah mendaftar di beberapa partai politik. “Pemanggilan ini dimaksudkan untuk memastikan apakah benar-benar maju atau tidak di Pilkada Nabire 2020 mendatang,” kata Markus. Lebih lanjut dikatakan, tahap sosialisasi dan pengawasan Pilkada 2020 mendatang Bawaslu Nabire melihat ada dugaan keterlibatan ASN yang merupakan anak buah atau staff dari 3 Orang yang dipanggil. Hal ini merupakan amanah UU No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota atau biasa disebut UU Pilkada di pasal 71 ayat 2 itu sudah jelas merengkan bahwa larangan ASN untuk terlibat sosialisasi bakal calon atau ikut serta dalam kampanye. “Olehnya itu kami panggil mereka, dan kami akan meminta klarifikasi dan surat pemanggilan surat klarifikasinya pihak Bawaslu sudah dibuat sekalian isi format A sudah dibuat sebagai hasil pengawasan Bawaslu itu sendiri dan jika terbukti melanggar maka pihak Bawaslu akan merekomendasikan ke pihak KASN,” jelasnya. Ketua Bawaslu Nabire juga memberikan himbauan kepada masyarakat Nabire untuk bersama-sama mengawasi Pilkada 2020 di Kabupaten Nabire. Agar berjalan aman, damai dan Sejuk tentunya ini menjadi harapan bersama, sesuai Motto Bawaslu yakni Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu. (ros)