Bappeda Nabire Gelar Forum Diskusi Penguatan Kapasitas Aparatur
NABIRE - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nabire sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Intensif selama tiga hari berturut-turut di Aula Bappeda.

NABIRE - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nabire sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Intensif selama tiga hari berturut-turut di Aula Bappeda. Kegiatan berlangsung mulai tanggal 21 hingga 23 Januari 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dalam mengelola sistem informasi, perencanaan dan penganggaran daerah.
Fokus utama dari forum diskusi ini adalah pada beberapa sistem dan dokumen penting, yakni Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), KRISNA (aplikasi perencanaan dan penganggaran Bappenas), Rencana Kerja Anggaran (RKA), Rencana Kerja dan Anggaran (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra).
Para peserta dari staf Bappeda, diberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi dan pemanfaatan sistem-sistem tersebut dalam mendukung proses perencanaan dan penganggaran yang lebih efektif dan efisien.
Kepala Bappeda Nabire, Dr. H. Mukayat.,S.Pd.,M.Si.,M.Pd, dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kabupaten Nabire. “Dengan peningkatan kapasitas SDM, kita berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya Kamis (23/01/2025).
Narasumber yang kompeten dari staf Bappeda, untuk memberikan materi dan berbagi pengalaman dalam penggunaan sistem-sistem tersebut. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga tercipta suasana yang interaktif dan produktif.
Dr. H. Mukayat mengatakan, melalui forum diskusi ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai konsep dan prinsip-prinsip SIPD, SIKD, KRISNA, RKA, RENJA, dan Renstra. Mempelajari fitur-fitur dan cara penggunaan sistem-sistem tersebut secara efektif. Bertukar pengalaman dan best practice dalam implementasi sistem di masing-masing OPD. Membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan terkait. Meningkatkan sinergi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti workshop praktek langsung dalam menggunakan sistem-sistem tersebut. Hal ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis yang diperlukan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Bappeda Nabire akan melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala untuk memastikan keberhasilan implementasi sistem-sistem tersebut. Selain itu, Bappeda juga akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang untuk terus meningkatkan kapasitas SDM aparatur.
“Dengan terselenggaranya forum diskusi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya mewujudkan visi dan misi Kabupaten Nabire untuk menjadi daerah yang aman, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan,” tutup Kepala Bappeda Nabire.(sam)
Bagikan artikel ini



