NABIRE - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nabire menggelar Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Bappeda Nabire, pada Kamis (6/03/2025). Acara ini merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah, yang bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antar SKPD agar lebih efektif dan efisien.

Kepala Bappeda Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd.,M.Si.,MSc.,M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan, pelaksanaan Forum SKPD ini didasarkan pada tiga landasan hukum utama. Pertama, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Kedua, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ketiga, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, yang merupakan revisi dari Permendagri Nomor 54 Tahun 2010.

“Forum SKPD ini adalah bagian dari rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah kita laksanakan mulai dari tingkat kampung hingga distrik. Kami dari Bappeda telah turun langsung ke lapangan untuk menjemput aspirasi masyarakat, dan hari ini kita mematangkan perencanaan di tingkat SKPD,” ucapnya.

Dr. Mukayat menambahkan, Musrenbang yang telah dilaksanakan di tingkat kampung dan distrik merupakan fondasi penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Aspirasi yang muncul dari bawah menjadi dasar bagi SKPD untuk merumuskan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang kita laksanakan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Nabire. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antar SKPD sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah kita tetapkan,” tegasnya.

Forum SKPD ini dihadiri oleh seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire serta para pemangku kepentingan lainnya. Dalam forum ini, setiap SKPD memaparkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya serta membahas isu-isu strategis yang menjadi prioritas daerah.

Selain itu, forum ini juga menjadi ajang untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi program dan kegiatan antar SKPD, sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau duplikasi. Dengan demikian, diharapkan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Kami berharap melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rencana pembangunan yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Nabire,” kata Dr. Mukayat.

Dr. Mukayat juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan masukan dan saran, demi terwujudnya Nabire yang lebih maju dan sejahtera.

“Pembangunan daerah adalah tanggung jawab kita Bersama. Mari kita bergandengan tangan, bahu membahu untuk membangun Nabire yang kita cintai ini,” ajaknya.

Forum SKPD ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nabire dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, yang berorientasi pada pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.

Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Sekretaris Daerah, Pieter Erari, SE.,M.Si. Dalam sambutannya, Pieter Erari menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang telah terlibat dalam persiapan Musrenbang ini.

“Musrenbang ini adalah momentum penting bagi kita untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun Nabire. Mari kita manfaatkan forum ini sebaik-baiknya untuk merumuskan program dan kegiatan yang inovatif, kreatif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pieter Erari menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam melaksanakan program pembangunan. Ia mengajak seluruh peserta untuk berpikir out of the box dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Nabire.

“Kita harus berani melakukan terobosan dan inovasi. Jangan terpaku pada cara-cara lama yang tidak efektif. Mari kita ciptakan Nabire yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera,” tegasnya.(sam)