NABIRE - Belum lama ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyalurkan bantuan pengembangan ekonomi masyarakat yang diserahkan langsung Pj Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,MM.

Terkait dengan hal tersebut, Plt Kepala Dinsos P3A Papua Tengah, Semi Gobai, S.Sos, kembali mengingatkan para penerima bantuan agar dapat digunakan untuk pengembangan usaha yang ditekuni atau dijalankan selama ini dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan itu sendiri.

Karena bantuan yang diberikan itu secara khusus bagi masyarakat penjual pinang, sayur dan usaha jualan noken, dimana diharapkan dari bantuan pemerintah yang telah disalurkan itu ke depan masyarakat dapat membuka usaha yang besar dan mendapatkan hasil yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup.

Dikatakan Semi Gobay, kepada Papuapos Nabire, Selasa (1/10/24) di ruang kerja, dana bantuan tersebut jangan sampai salah digunakan, karena harapan dari pemerintah keluarga bisa dapat menghidupi dirinya tanpa harus ada bantuan orang lain.

Karena setelah dana bantuan pengembangan ekonomi masyarakat digunakan sesuai dengan tujuan dan harapan Pemprov Papua Tengah, dipastikan ada pemasukan dari usaha tersebut dan hasil itu harus pula dikelola secara baik agar usaha pengembangan ekonomi masyarakat terus berkelanjutan.

Untuk itu, selaku Plt Kepala Dinsos P3A Papua Tengah memberikan pesan agar masyarakat penerima bantuan pengembangan ekonomi dapat menggunakan dana tersebut sesuai dengan tujuannya agar dari dana itu dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat dalam peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga.(des)